Tri Tito Karnavian Dorong Sosialisasi Registrasi Posyandu, Pelayanan Masyarakat Diperkuat
Tri Tito Karnavian mendorong percepatan registrasi Posyandu untuk memperkuat pelayanan masyarakat hingga desa dan mendukung penerapan enam bidang SPM.
Faktakalbar.id - Ketua Umum Tim Pembina (TP) Posyandu Tri Tito Karnavian mendorong percepatan sosialisasi registrasi Posyandu sebagai langkah untuk memperkuat pelayanan masyarakat hingga tingkat desa.
Menurut Tri, registrasi penting dilakukan agar keberadaan dan pengelolaan Posyandu menjadi lebih tertata. Dengan begitu, pelayanan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Hal tersebut disampaikan Tri Tito saat menghadiri Sosialisasi Kebijakan Registrasi Posyandu di Pendopo Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Rabu (2/9/2026). Informasi kegiatan tersebut disampaikan pada Kamis (3/9/2026).
Peran Posyandu Kini Semakin Luas
Tri menjelaskan Posyandu selama ini lebih dikenal sebagai tempat pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu hamil, bayi, anak-anak, hingga lansia.
Namun, peran tersebut kini semakin luas. Posyandu didorong menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam mendukung pelayanan dasar melalui enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Enam bidang tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
Dengan perubahan tersebut, Posyandu diharapkan tidak hanya berperan dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga membantu masyarakat mendapatkan berbagai layanan dasar lainnya.
Registrasi Posyandu Dinilai Penting
Tri menilai registrasi menjadi bagian penting dalam proses penguatan Posyandu. Pendataan yang lebih tertata akan membantu pemerintah mengetahui kondisi masyarakat secara lebih rinci.
Menurutnya, data pembangunan tidak cukup hanya menunjukkan angka secara keseluruhan. Pemerintah membutuhkan data yang dapat menghubungkan masyarakat dengan pelayanan secara langsung berdasarkan nama dan alamat.
Hal tersebut diperlukan agar program pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kader Posyandu Berperan dalam Pendataan
Dalam pelaksanaan di lapangan, kader Posyandu memiliki peran penting untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.
Data yang dikumpulkan kemudian dapat menjadi dasar koordinasi dengan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Tri juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah desa. Menurutnya, pemerintah desa perlu memberikan perhatian terhadap keberadaan dan pengelolaan Posyandu karena lembaga tersebut berada paling dekat dengan masyarakat.
Posyandu Diharapkan Berikan Pelayanan Nyata
Tri berharap transformasi Posyandu tidak berhenti pada konsep maupun pendataan saja. Seluruh program yang dijalankan harus mampu menghasilkan pelayanan nyata bagi masyarakat.
Ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, kader Posyandu, serta berbagai pihak terkait agar kebutuhan dasar masyarakat dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti.
Dengan percepatan registrasi dan penguatan pelayanan enam bidang SPM, Posyandu diharapkan dapat menjadi salah satu pintu masyarakat untuk memperoleh pelayanan dasar secara lebih dekat dan tepat sasaran.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.