faktakalbar

Saling Bongkar Sosok Cawapres Ganjar - Anies

Penulis: Redaksi Wednesday, 05 July 2023 📖 2 menit
Saling Bongkar Sosok Cawapres Ganjar - Anies

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menyebut beberapa nama yang bakal bersanding dengan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 mendatang.

Seperti dilansir Fakta Kalbar dari cnbc, menurutnya, ada peluang bagi Mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres).

Hal ini dilontarkannya setelah Andika dan Yaqut hadir dalam acara bulan Bung Karno PDI Perjuangan di Gelora Bung Karno, Sabtu (24/6).Sebelumnya, Ketua DPP partai berlogo Banteng itu, Puan Maharani, sempat mengatakan cawapres Ganjar berkemungkinan hadir di acara tersebut.

Menurut Masinton, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri terbuka dalam pembahasan soal cawapres Ganjar bersama dengan pihak-pihak lainnya baik parpol maupun non parpol.

"Ya bisa aja, namanya peluang bacawapres nanti kan tentu seperti yang disampaikan Bu Mega kan jelas, PDIP terbuka membahas cawapres dengan elemen lainnya baik parpol maupun di luar parpol," kata Masinton di kompleks parlemen, Selasa (27/6).

Masinton juga tak menutup kemungkinan orang-orang seperti Sandiaga Uno dan Erick Thohir pun berpeluang mendampingi Ganjar meski tak hadir di GBK pada acara tersebut.

"Nama-nama itu ya tidak otomatis lah harus datang ke acara itu. Bisa saja nama-nama yang ada itu juga memang bukan yang datang ke situ juga," tambahnya.

Sebelumnya, Puan membuka peluang sosok yang hadir itu merupakan nama-nama baru bakal cawapres yang belum pernah ia sebutkan sebelumnya. Ia juga sempat menyebutkan sejumlah nama potensial menjadi cawapres Ganjar, antara lain Mahfud MD, Erick Thohir, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, hingga Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sementara itu perihal siapa sosok yang menemani Anies Baswedan bertarung di Pilpres 2024 mulai terkuak. Dari sejumlah kabar desas desus yang berkembang, sosok ini diprediksi akan menjadi Calon Wakil Presiden Anies Baswedan.

Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh merespons isu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang akan menjadi kandidat Cawapres mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024.

"Saya pikir Bapak Anies yang tahu itu, kita sudah serahkan kepada Bung Anies. Kita tunggu saja," kata Surya Paloh, usai acara kunjungan kerja dan konsolidasi persiapan menghadapi pemilu 2024 di Kantor DPW NasDem, di Denpasar, Bali, Senin (26/6).

Surya Paloh hanya mengatakan bahwa Khofifah mungkin bisa menjadi salah satu yang sudah dikantongi Anies. Selain itu, saat ditanya kapan diumumkan cawapres Anis pihaknya belum mengetahuinya. "Saya pikir memang sering kita dengar nama itu, Mbak Khofifah kan, mungkin salah satu di antaranya. (Kapan diumumkan Cawapres Anies). Saya belum tahu itu," sebutnya.

Sebelumnya, Koalisi Perubahan untuk Persatuan telah menggelar rapat untuk menentukan nama cawapres pendamping Anies Baswedan. Mereka menyampaikan sudah ada satu nama yang disepakati dan sudah ada di kantong Anies. Nama cawapres akan diumumkan Anies usai menunaikan ibadah haji dari Mekah Arab Saudi.

"Satu nama sudah di kantong Bacapres Anies, mari kita tunggu siapa tahu sekembali Pak Anies dari ibadah haji akan ditentukan momentum terbaik untuk mendeklarasikan Pasangan Capres-Cawapres Koalisi Perubahan," ujar Ketua DPP Partai NasDem sekaligus Anggota Tim Delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Sugeng Suparwoto dalam keterangan tertulisnya.

Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS Sohibul Iman sempat menyebut tiga dari lima nama bakal cawapres Anies Baswedan yang sudah mengerucut. Tiga nama itu adalah Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.(rfk/ind)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK