faktakalbar

Rembuk Percepatan Penurunan Stunting Kota Pontianak: Senjata Lain Turunkan Stunting

Penulis: Redaksi Thursday, 11 July 2024 📖 1 menit
Rembuk Percepatan Penurunan Stunting Kota Pontianak: Senjata Lain Turunkan Stunting

PONTIANAK- Seluruh instansi di Kota Pontianak menandatangani komitmen percepatan penurunan stunting disaksikan oleh Pj Wali Kota Pontianak, Ani Sofian di Hotel Harris,Rabu (10/7).

Kegiatan penandatanganan tersebut dilanjutkan dengan agenda Rembuk Percepatan Penurunan Stunting Kota Pontianak Tahun 2024 yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak.

“Kita patut bersyukur angka stunting di Kota Pontianak sudah menurun menjadi 16 persen, turun dari tahun 2023 yakni 19,7 persen,” ucap Ani Sofian.

Ani Sofian optimis bahwa angka stunting Kota Pontianak dapat terus turun sesuai target pemerintah pusat dengan banyaknya pihak yang terlibat, seperti perangkat daerah, puskesmas, posyandu, TNI-Polri dan pihak-pihak lainnya. Menurutnya, Kota Pontianak mendapatkan keuntungan dalam percepatan penurunan stunting ini sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat.

“Pontianak menjadi Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) mendapat keuntungan dalam percepatan penurunan stunting, berbagai program pemerintah pusat ikut membantu. Selain itu instansi vertikal yang ada di Kota Pontianak memiliki program penurunan stunting, maka wajar angka cepat turun,” tuturnya.

Namun, ia mengingatkan untuk keuntungan tersebut digunakan sebagia mungkin dan tidak membuat semua pihak lengah dengan isu stunting ini. Maka dari itu, ia menilai kegiatan rembuk menjadi sangat strategis sebagai upaya mempererat komitmen bersama.

“Semoga anak-anak Pontianak menjadi sehat semuanya, dengan sehat bisa menuntut ilmu dengan baik dan menjadi generasi emas ke depan,” tambahnya.

Diharapkan, kegiatan rembuk ini dapat memberikan rencana yang tepat bagi penurunan kasus stunting dan tidak menjadi bagian lain perencanaan yang hanya jalan di tempat.(mro).


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK