MTQ Nasional Bakal Digelar Setiap Tahun, Ini Alasan Menag
MTQ Nasional akan digelar setiap tahun menggantikan STQ. Menag Nasaruddin Umar menjelaskan alasan perubahan pola penyelenggaraan tersebut.
Faktakalbar.id - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke depan akan digelar setiap tahun. Kebijakan tersebut mengubah pola sebelumnya yang menyelenggarakan MTQ Nasional setiap dua tahun sekali.
Pernyataan itu disampaikan Nasaruddin saat membuka MTQ Nasional XXXI di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (12/9/2026) malam.
MTQ Nasional Gantikan STQ
Nasaruddin mengatakan pemerintah tidak lagi akan menggelar Seleksi Tilawatil Quran (STQ). Ajang tersebut nantinya digantikan dengan pelaksanaan MTQ Nasional setiap tahun.
Menurutnya, keputusan itu diambil karena energi dan persiapan yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan STQ relatif sama dengan MTQ Nasional.
"Setiap tahun kita akan melaksanakan MTQ atau Musabaqah Tilawatil Quran. Kita tidak mengadakan lagi STQ atau Seleksi Tilawatil Quran," kata Nasaruddin.
Dengan perubahan tersebut, penyelenggaraan MTQ Nasional diharapkan bisa berlangsung lebih konsisten sekaligus memberikan ruang yang lebih luas bagi daerah untuk terlibat.
Menag Sebut MTQ sebagai Pesta Rakyat
Nasaruddin juga menilai MTQ di Indonesia memiliki kemeriahan yang sangat besar. Menurutnya, pelaksanaan MTQ di Indonesia telah menjadi bagian dari tradisi nasional yang terus berlangsung sejak 1968.
Ia menyebut MTQ bukan hanya kompetisi keagamaan, tetapi juga menjadi pesta rakyat yang melibatkan masyarakat secara luas.
"MTQ yang paling semarak di dunia adalah yang dilakukan di Indonesia," ujar Nasaruddin.
Dorong Lahirkan Generasi Berakhlak
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno yang membuka MTQ Nasional XXXI mewakili Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kesiapan Jawa Tengah sebagai tuan rumah.
Pratikno menekankan bahwa cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak hanya membutuhkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki akhlak yang kuat.
MTQ Nasional XXXI sendiri berlangsung di Jawa Tengah dan menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan masyarakat.
Perubahan pola penyelenggaraan menjadi setiap tahun diharapkan dapat semakin memperkuat peran MTQ sebagai ajang pembinaan generasi sekaligus ruang mempererat persaudaraan masyarakat.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.