faktakalbar

Ketua Komisi III DPRD Kalbar Ajak Investor Gunakan Bank Kalbar, Dividen Daerah Capai Rp130 Miliar

Faktakalbar.id - Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat, Syarif Amin Muhammad, mengajak investor yang beroperasi di Kalimantan Barat memanfaatkan layanan Bank Kalbar untuk transaksi keuangan perusahaan pada Selasa (2/6/2026). Ajakan tersebut bertuju…

Penulis: Wati Wednesday, 03 June 2026 📖 1 menit
Ketua Komisi III DPRD Kalbar Ajak Investor Gunakan Bank Kalbar, Dividen Daerah Capai Rp130 Miliar

Faktakalbar.id - Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Barat, Syarif Amin Muhammad, mengajak investor yang beroperasi di Kalimantan Barat memanfaatkan layanan Bank Kalbar untuk transaksi keuangan perusahaan pada Selasa (2/6/2026).

Ajakan tersebut bertujuan memperkuat perekonomian daerah dan meningkatkan kontribusi investasi terhadap pembangunan masyarakat.

Menurut Amin, Kalimantan Barat menjadi salah satu tujuan investasi, terutama pada sektor sumber daya alam dan sektor produktif lainnya.

Karena itu, ia menilai aktivitas keuangan perusahaan perlu memberikan manfaat langsung bagi daerah tempat investasi berkembang.

“Para investor sudah mendapatkan keuntungan yang cukup besar dari sektor sumber daya alam dan berbagai potensi ekonomi di Kalimantan Barat. Karena itu tidak ada salahnya mereka juga menempatkan dana dan bertransaksi melalui Bank Kalbar sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujarnya.

Amin menegaskan Bank Kalbar memiliki posisi strategis sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui pembagian dividen setiap tahun.

Ia mendorong sinergi antara perusahaan swasta dan pemerintah daerah agar aktivitas ekonomi turut memperkuat kemampuan daerah membiayai pembangunan.

Menurutnya, peningkatan kinerja Bank Kalbar berpotensi memperbesar kontribusi terhadap pembangunan dan pelayanan publik, sekaligus mengurangi ketergantungan daerah pada transfer pemerintah pusat.

“Kinerja Bank Kalbar terus menunjukkan perkembangan yang baik. Ini dibuktikan dengan berbagai penghargaan yang diterima serta kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah,” kata Amin.

Ia mengungkapkan Bank Kalbar menyetorkan dividen sekitar Rp130 miliar kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pada tahun sebelumnya.

Nilai dividen tersebut disebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, meski Amin tidak merinci besaran kenaikannya.

Amin menilai keberhasilan investasi tidak cukup diukur dari besarnya modal yang masuk atau jumlah proyek yang dibangun.

Menurutnya, aktivitas ekonomi dari investasi juga perlu memperkuat ekosistem usaha daerah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Perputaran dana perusahaan melalui lembaga keuangan daerah dinilai dapat mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta program pemberdayaan ekonomi.

“BUMD merupakan salah satu instrumen penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah. Jika Bank Kalbar semakin kuat, maka kontribusinya terhadap pembangunan daerah juga akan semakin besar,” pungkasnya.

(*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK