Harga Cabai di Sambas Tembus Rp130 Ribu per Kilogram
Faktakalbar.id - Harga tiga jenis cabai di Pasar Pagi Jagur, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, naik Rp10.000 per kilogram berdasarkan pemantauan harga bahan pokok pada Senin (12/10/2026), dengan cabai rawit merah mencapai Rp130.000 per kilogram.
Faktakalbar.id - Harga tiga jenis cabai di Pasar Pagi Jagur, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, naik Rp10.000 per kilogram berdasarkan pemantauan harga bahan pokok pada Senin (12/10/2026), dengan cabai rawit merah mencapai Rp130.000 per kilogram.
Kenaikan tersebut terjadi pada cabai rawit merah, cabai merah keriting, dan cabai merah besar di tengah dampak kemarau panjang yang disebut memengaruhi produksi.
Berdasarkan laporan pemantauan harga dari Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas, harga cabai rawit merah meningkat dari Rp120.000 menjadi Rp130.000 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai merah keriting naik dari Rp100.000 menjadi Rp110.000 per kilogram.
Harga cabai merah besar juga meningkat dari Rp90.000 menjadi Rp100.000 per kilogram.
Ketiga komoditas tersebut sama-sama mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 per kilogram, tetapi persentase kenaikannya berbeda.
Secara persentase, cabai merah besar mencatat kenaikan tertinggi sebesar 11,11 persen, disusul cabai merah keriting sebesar 10 persen dan cabai rawit merah sebesar 8,33 persen.
Dengan harga cabai rawit merah saat ini, pembelian seperempat kilogram membutuhkan biaya Rp32.500.
Nilai tersebut meningkat Rp2.500 dibandingkan harga sebelumnya untuk jumlah pembelian yang sama.
Adapun harga cabai rawit hijau tercatat sebesar Rp80.000 per kilogram dalam laporan pemantauan tersebut.
Namun, dokumen itu tidak mencantumkan perubahan harga cabai rawit hijau dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan tiga jenis cabai menjadi perubahan paling menonjol dalam tabel pemantauan harga bahan pokok di Pasar Pagi Jagur.
Di sisi lain, sebanyak 16 komoditas lainnya tercatat tidak mengalami perubahan harga dibandingkan pemantauan sebelumnya.
Dampak kemarau panjang disebut menjadi salah satu penyebab kenaikan harga cabai karena produksi mengalami penurunan.
Meski demikian, besaran penurunan produksi dan kontribusinya terhadap kenaikan harga belum dirinci dalam laporan pemantauan tersebut.
Perkembangan harga cabai di Sambas menjadi perhatian karena perubahan harga komoditas ini dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga, terutama bagi masyarakat yang rutin membeli cabai untuk kebutuhan sehari-hari.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.