faktakalbar

Api Kembali Muncul di Way Kambas, 774 Hektare Kawasan Terdampak Karhutla

Karhutla kembali terjadi di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur. Total kawasan terdampak mencapai 774,14 hektare dan petugas masih melakukan pemadaman serta pendinginan.

Penulis: Clara Tuesday, 25 August 2026 📖 2 menit
Api Kembali Muncul di Way Kambas, 774 Hektare Kawasan Terdampak Karhutla
Karhutla kembali terjadi di Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur. Total kawasan terdampak mencapai 774,14 hektare dan petugas masih melakukan pemadaman serta pendinginan. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. Hingga Senin (24/8/2026) pagi, total kawasan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 774,14 hektare.

Luas tersebut merupakan akumulasi dari kebakaran sebelumnya seluas 673,4 hektare di Resort Kuala Penet dan tambahan 100,74 hektare akibat titik api baru di sekitar Desa Braja Luhur, Kecamatan Braja Selebah.

Kebakaran pertama kali terpantau pada Jumat (21/8/2026). Api di Resort Kuala Penet berhasil dipadamkan pada Sabtu malam (22/8). Namun, sehari kemudian, titik api kembali ditemukan di lokasi berbeda.

Titik Api Baru Kembali Muncul

Kepala Balai TN Way Kambas MHD Zaidi mengatakan petugas langsung bergerak menuju lokasi kebakaran baru di sekitar Braja Luhur setelah api terdeteksi pada Minggu (23/8).

Berbeda dengan lokasi sebelumnya yang memiliki medan lebih sulit, titik kebakaran terbaru berada tidak jauh dari aliran sungai. Kondisi tersebut membuat petugas lebih mudah memperoleh pasokan air untuk pemadaman.

Petugas menggunakan mesin pompa air untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus melakukan pendinginan di area yang sudah terbakar.

TNI Kerahkan Tim Alfa

Penanganan kebakaran juga diperkuat dengan pengerahan Tim Alfa TNI untuk menjangkau titik api yang sulit ditembus kendaraan biasa.

Tim tersebut memiliki kemampuan mobilitas tinggi dan disiapkan untuk menghadapi medan berat maupun wilayah yang sulit dijangkau. Pengerahan dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto meminta penanganan karhutla di Lampung dipercepat.

Pemerintah juga memperkuat operasi udara dengan menyiapkan helikopter water bombing. Selain itu, bantuan peralatan pemadaman darat berupa pompa air turut ditambah untuk mendukung petugas di lapangan.

Gajah Sumatra Dipastikan Aman

Kebakaran terjadi di kawasan yang merupakan habitat gajah sumatra. Namun, hingga laporan terakhir, belum ada gajah maupun satwa lainnya yang dilaporkan terdampak langsung akibat kebakaran.

Pergerakan kelompok gajah terus dipantau menggunakan GPS collar. Kelompok gajah yang berada paling dekat dengan lokasi kebakaran dilaporkan masih berjarak sekitar 25 kilometer dari titik api.

Sementara itu, gajah-gajah yang berada di Pusat Latihan Gajah (PLG) juga dipastikan dalam kondisi aman.

Petugas Lakukan Pendinginan

Petugas gabungan masih melakukan penyisiran dan pendinginan di sejumlah lokasi untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa.

Langkah tersebut penting karena vegetasi yang kering dapat membuat bara kembali memicu titik api baru.

Dengan luas kawasan terdampak yang telah mencapai lebih dari 774 hektare, penanganan karhutla di Way Kambas masih menjadi perhatian pemerintah dan tim gabungan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK