Aksi Demo BEM SI di Patung Kuda Ricuh: Polisi dan Mahasiswa Terlibat Bentrokan
JAKARTA - Aksi massa yang digelar oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di area Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, pada Senin (22/7/2024), berakhir ricuh setelah terjadi bentrokan dengan aparat kepolisian.
Kericuhan bermula saat massa BEM SI terlibat saling dorong dengan polisi di lokasi aksi. Massa sempat melempar kerikil dan botol ke arah polisi, yang kemudian membalas dengan memukul mundur massa ke arah Bundaran HI. Brimob yang mengendarai motor bahkan meletuskan petasan ke arah langit dalam upaya mengendalikan situasi.
Polisi yang dilengkapi dengan tameng dan helm terus mendorong massa demonstran. Water cannon disemprotkan, dan polisi bermotor serta bertameng bergerak untuk membubarkan massa.
Aksi yang semula damai berubah menjadi tegang ketika tuntutan massa tidak segera ditanggapi. BEM SI menuntut pencabutan UU Tapera dan revisi pasal-pasal yang bermasalah, pencabutan dan revisi Permendikbud Nomor 2 tahun 2024, serta penuntasan kasus pelanggaran HAM berat dan tindakan tegas terhadap pelaku represifitas kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai jumlah korban atau kerusakan yang terjadi akibat kericuhan ini. Sementara itu, BEM SI menyatakan akan terus memperjuangkan tuntutan mereka meski dihadang oleh tindakan represif aparat.(ro)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.