AHY Serukan Demokrat Dukung Prabowo Berantas Korupsi
AHY menyerukan kader Demokrat mendukung Presiden Prabowo dalam pemberantasan korupsi dan menutup kebocoran kekayaan negara untuk kepentingan rakyat.
Faktakalbar.id - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerukan kepada seluruh kader Demokrat untuk mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi.
AHY menyampaikan hal tersebut dalam pidato politik pada rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Sabtu (5/9/2026).
AHY Dukung Komitmen Prabowo
Dalam pidatonya, AHY menegaskan bahwa Partai Demokrat mendukung langkah Presiden Prabowo untuk menutup berbagai kebocoran kekayaan negara.
Menurut AHY, kekayaan negara harus dikelola dan dikembalikan untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat. Karena itu, ia meminta kader Demokrat ikut mengawal upaya pemerintah dalam menjalankan agenda tersebut.
Dukungan tersebut juga menjadi bagian dari posisi Demokrat sebagai salah satu partai yang berada dalam pemerintahan Presiden Prabowo.
Kader Demokrat Diminta Tetap Kritis
Meski mendukung pemerintah, AHY mengingatkan kader Demokrat agar tidak menutup mata terhadap persoalan yang masih dirasakan masyarakat.
AHY meminta kader tetap jujur melihat kondisi di lapangan serta ikut membantu pemerintah memperbaiki kebijakan yang belum berjalan sempurna.
Menurutnya, kebijakan yang memberikan manfaat bagi rakyat harus didukung dan dikawal. Sementara persoalan yang masih belum terselesaikan perlu mendapat perhatian dan perbaikan.
Tidak Ada Keistimewaan di Mata Hukum
Selain berbicara mengenai pemberantasan korupsi, AHY juga meminta kader Demokrat menjunjung prinsip kesamaan di hadapan hukum.
AHY menegaskan kader partai tidak boleh meminta perlakuan khusus atau keistimewaan ketika berhadapan dengan proses hukum. Sikap tersebut dinilai penting untuk menjaga komitmen Demokrat terhadap keadilan dan penegakan hukum.
Demokrat Dukung Pemerintah, Tetap Bersama Rakyat
AHY juga mengingatkan bahwa keberadaan Demokrat dalam pemerintahan harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dukungan kepada pemerintah, menurutnya, bukan berarti partai harus kehilangan sikap kritis. Kader tetap diminta menyampaikan kondisi yang dirasakan rakyat sekaligus membantu mencari solusi terhadap persoalan yang ada.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.