faktakalbar

8 Tahun Buron dari Lampung, Pembunuh Mantan Istri Ditangkap di Kalbar

Penulis: Redaksi Thursday, 27 July 2023 📖 2 menit
8 Tahun Buron dari Lampung, Pembunuh Mantan Istri Ditangkap di Kalbar

Viral permohonan kakak adik  Al Rasyid Pandu Pratama (11) dan Salwa Adzkia Nur Rasyidah (9) kepada Kapolri dan Jokowi agar ayahnya dapat ditangkap karena telah membunuh ibunya, akhirnya membuahkan hasil.Rangga Prayoga sang ayah ditangkap Tim  Gabungan Polres Lampung Tengah di Kapuas Hulu, Kalbar.

Rangga Prayoga, diamankan usai diketahui membunuh istri sekaligus ibu kandung kedua anaknya, Iti Sulastri, pada tahun 2015 silam.

Warga Lampung Tengah itu ditangkap di Provinsi Kalimantan Barat oleh tim gabungan Polres Lampung Tengah, Rabu (26/7).Kabar penangkapan Rangga Prayoga dibenarkan Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata.

Dia mengatakan Tekab 308 Polres Lampung Tengah bergerak melakukan penangkapan setelah lokasi terakhir tersangka berhasil dilacak.

"Tersangka sudah diamankan Tekab 308 presisi Polres Lampung Tengah pada Rabu (26/7) pukul 03.00 WIB, di Kecamatan Empanang, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat," Kata Kasat Reskrim.

Dalam upaya penangkapan, Polres Lampung Tengah berkoordinasi dengan kepolisian wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

"Kini tersangka dalam proses pengamanan dan selanjutnya akan ditindak secara hukum di Polres Lampung Tengah," ujarnya.

Di media sosial beredar foto yang memperlihatkan tampang Rangga Prayoga. Pria yang telah membuat Rasyid dan Salwa menjadi piatu itu tampak menggunakan kaos dan celana berwarna hitam.Tangan Rangga Prayoga terlihat diikat ke belakang

Sebelum ayahnya ditangkap, Rasyid sempat meminta bantuan kepada Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo."Kepada Bapak Jokowi dan Bapak Listyo Sigit Prabowo saya meminta tolong untuk segera menangkap bapak saya yang telah membunuh ibu saya," kata Rasyid.

Rasyid mengungkap kejadian itu berlangsung di depan matanya sendiri. "Tragedinya pada tahun 2015, di depan saya sendiri. Saya pas itu masih kecil, saya meminta pertolongan ke Bapak Jokowi untuk segera menangkap bapak saya. Terimakasih," kata dia lagi.

Dikatakan Adi Wibowo, orang yang pertama kali menolong Iti Sulastri, saat itu kondisi korban sudah miris. Darah berceceran di mana-mana dan korban sudah lemah tak berdaya.

"Waktu itu saya belum jadi RT, miris melihatnya, dan anak-anak itu masih kecil, yang satu belum jalan," ungkap dia. Bahkan dikatakan Adi, anak yang pertama bahkan mengikuti sang ayah mengambil pisau ke dapur.(rfk/ind)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK