faktakalbar

205 Warga Mengungsi akibat Banjir di Aceh Selatan, Kebutuhan Dasar Dipenuhi

Sebanyak 205 warga mengungsi akibat banjir di Aceh Selatan. Pemkab menyalurkan bantuan logistik dan menyediakan dapur umum bagi pengungsi.

Penulis: Clara Thursday, 05 November 2026 📖 2 menit
205 Warga Mengungsi akibat Banjir di Aceh Selatan, Kebutuhan Dasar Dipenuhi
Sebanyak 205 warga mengungsi akibat banjir di Aceh Selatan. Pemkab menyalurkan bantuan logistik dan menyediakan dapur umum bagi pengungsi. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Sebanyak 205 warga di kawasan Trumon Raya, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, mengungsi akibat banjir yang merendam permukiman mereka. Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan memastikan kebutuhan dasar para pengungsi, mulai dari makanan hingga perlengkapan sehari-hari, tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, mengatakan pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan logistik melalui Dinas Sosial. Selain itu, dapur umum juga disediakan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi warga di posko pengungsian Kompi Brimob, Kecamatan Trumon Tengah.

Pemerintah daerah terus memantau kondisi warga terdampak agar tidak mengalami kesulitan memperoleh makanan, perlengkapan sehari-hari, maupun tempat istirahat yang layak.

Diva juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas dan tidak kembali ke wilayah yang masih berada dalam zona rawan banjir sebelum dinyatakan aman.

Banjir Rendam Tiga Desa, 794 Jiwa Terdampak

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan yang dilaporkan pada 3 November 2026, banjir di kawasan Trumon Raya berdampak pada 794 jiwa dan meluas hingga tiga desa di dua kecamatan.

Ketiga wilayah tersebut meliputi Gampong Padang Harapan di Kecamatan Trumon serta Gampong Lhok Raya dan Gampong Cot Bayu di Kecamatan Trumon Tengah.

Dari total warga yang terdampak, sebanyak 205 jiwa harus mengungsi setelah rumah mereka terendam banjir. Sebagian warga menempati fasilitas pendidikan, rumah kerabat, dan rumah ibadah. Sementara sebagian lainnya mengungsi di Markas Kompi Brimob Polda Aceh di Gampong Ie Jerineh, Kecamatan Trumon Tengah.

Proses evakuasi warga dilakukan oleh tim gabungan menggunakan perahu karet karena sejumlah permukiman terdampak genangan air.

Luapan Sungai Picu Banjir di Trumon Raya

Banjir yang melanda kawasan Trumon Raya dipicu oleh meluapnya Sungai Lae Soeraya dan Krueng Trumon setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

BPBD Aceh Selatan menyebut banjir sempat meluas dan belum surut ketika pendataan dilakukan pada 3 November. Tim gabungan pun tetap disiagakan untuk memantau kondisi lapangan sekaligus membantu evakuasi warga apabila diperlukan.

Masyarakat yang masih berada di kawasan terdampak diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan kembali turun dan debit sungai meningkat.

Pemkab Pastikan Bantuan untuk Pengungsi Berlanjut

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menyatakan pemantauan terhadap kondisi pengungsi akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat. Penyaluran logistik dan penyediaan dapur umum menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan warga selama belum dapat kembali ke rumah masing-masing.

Pemerintah juga menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas dalam penanganan banjir. Masyarakat diminta mematuhi arahan petugas dan menunggu informasi resmi sebelum kembali ke tempat tinggal yang masih berisiko terdampak banjir.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK