Pembukaan AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 Resmi Digelar di Pontianak

Para pejabat tinggi dan tamu kehormatan secara simbolis menekan sirine sebagai tanda resmi dibukanya turnamen bola voli tingkat Asia di Pontianak.
Para pejabat tinggi dan tamu kehormatan secara simbolis menekan sirine sebagai tanda resmi dibukanya turnamen bola voli tingkat Asia di Pontianak. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Bapak dan Ibu sekalian, selamat siang semuanya. Selamat datang di Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia. Merupakan kehormatan besar bagi kami untuk menyambut Anda semua,” ujar Ria Norsan.

“Kepada tim bola voli, pelatih, dan para official dari seluruh Asia, terima kasih telah datang ke kota kami dan membawa semangat sportivitas serta persatuan ke Pontianak. Kami berharap Anda menikmati waktu Anda selama berada di sini. Kami mendoakan yang terbaik bagi Anda semua, dan semoga tim terbaiklah yang menjadi pemenang,” tambah Ria Norsan.

Puncak acara pembukaan ini ditandai dengan prosesi simbolis peresmian turnamen melalui penekanan sirine di podium utama oleh para tamu VVIP.

Tokoh yang bersama-sama melakukan penekanan sirine antara lain Komjen Pol Wahyu Widada, Ria Norsan, Komjen Pol (Purn) Imam Sudjarwo, Irjen Pol Pipit Rismanto, Hanny S. Sukarti, dan Ramon Suzara.

Momen penekanan sirine tersebut menjadi tanda resmi dimulainya seluruh rangkaian pertandingan dalam ajang AVC Men’s Volleyball Champions League 2026.

Usai prosesi peresmian tersebut, panggung utama langsung dimeriahkan dengan suguhan pertunjukan kesenian berupa Tari Kolosal Rampak Harmoni Nusantara.

Penampilan seni ini secara apik memadukan berbagai unsur tradisional dari sejumlah daerah di Indonesia untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada tamu internasional.

Pertunjukan budaya tersebut sukses mendapatkan sambutan sangat meriah dari para penonton yang telah memadati area tribun GOR Terpadu Ahmad Yani.

Turnamen skala internasional ini diharapkan dapat menyuguhkan pertandingan berkualitas tinggi sekaligus memperkuat tali persahabatan antarnegara peserta di benua Asia.

Ajang kompetisi olahraga ini juga dinilai menjadi sarana strategis untuk mempromosikan kapasitas Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan tingkat dunia.

(*Red)