Perkuat Pertahanan Nuklir, Macron Umumkan Kapal Selam “Invincible” dan Strategi Baru

Presiden Perancis Emmanuel Macron menyampaikan pidato mengenai pencegahan nuklir di depan kapal selam Le Temeraire di pangkalan Île Longue. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Presiden Perancis Emmanuel Macron menyampaikan pidato mengenai pencegahan nuklir di depan kapal selam Le Temeraire di pangkalan Île Longue. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Perkembangan pertahanan para pesaing kita, munculnya kekuatan regional, kemungkinan koordinasi antar musuh, dan risiko yang terkait dengan proliferasi… Semua ini membawa kita pada kesimpulan bahwa penguatan persenjataan kita sangat penting,” ujar Macron.

Baca Juga: Qatar Berhasil Tembak Jatuh Pesawat Tempur dan Rudal Balistik Asal Iran

Selain penguatan alutsista, Macron memperkenalkan konsep “pencegahan tingkat lanjut” (advanced deterrence) yang melibatkan kerja sama dengan sekutu Eropa.

Delapan negara, termasuk Inggris, Jerman, dan Polandia, telah sepakat untuk berpartisipasi dalam komponen dukungan konvensional dari strategi ini.

Strategi ini memungkinkan pengerahan pasukan udara strategis Perancis ke wilayah sekutu guna memperluas jangkauan pertahanan kolektif Eropa.

Macron memastikan bahwa inisiatif ini dilakukan dengan transparansi penuh terhadap Amerika Serikat dan berkoordinasi erat dengan Inggris, serta tetap menjadi misi tambahan bagi kekuatan nuklir NATO.

(FR)