Gandeng Jurnalis, Pemkab Kayong Utara Pamerkan Potret Pendidikan dan Sejarah Sukadana

"Seorang pelajar mengamati foto anak-anak dari Desa Pelapis, Kepulauan Karimata, yang sedang belajar di Taman Pendidikan Alquran, pada Pameran Foto Pendidikan dan Kebudayaan di Kantor Dinas Pendidikan Kayong Utara, Selasa (3/2/2026). Pameran foto dirangkai dengan pemberian sepatu dan seragam sekolah untuk siswa kurang mampu."
Seorang pelajar mengamati foto anak-anak dari Desa Pelapis, Kepulauan Karimata, yang sedang belajar di Taman Pendidikan Alquran, pada Pameran Foto Pendidikan dan Kebudayaan di Kantor Dinas Pendidikan Kayong Utara, Selasa (3/2/2026). Pameran foto dirangkai dengan pemberian sepatu dan seragam sekolah untuk siswa kurang mampu. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara bekerja sama dengan Jurnalis Kayong Utara membuka Pameran Foto Pendidikan dan Kebudayaan di kantor Dinas Pendidikan, Senin (2/2/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat hubungan dunia pendidikan dengan nilai-nilai sejarah serta kebudayaan lokal.

Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kayong Utara, Gunawan, hadir mewakili Bupati Kayong Utara untuk membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pameran foto ini menjadi media pembelajaran yang mempertemukan perjalanan sejarah dengan inovasi pendidikan masa kini.

Baca Juga: Operasi Keselamatan Dimulai, Pengendara di Kayong Utara Diberhentikan Petugas Gabungan

“Pendidikan tidak hanya tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan jati diri. Melalui pameran ini, kita ingin generasi muda memahami bahwa kemajuan harus berjalan seiring dengan pelestarian kebudayaan,” ujar Gunawan.

Menolak Lupa Sejarah Sukadana

Gunawan turut menyoroti jejak sejarah panjang yang dimiliki Kayong Utara, khususnya Sukadana.

Pada abad ke-16, wilayah ini pernah menjadi pusat Kerajaan Sukadana, sebuah kerajaan Islam yang berpengaruh dan makmur.

Kerajaan tersebut dikenal memiliki hubungan dagang luas hingga ke wilayah Asia Timur dan Asia Selatan, serta menjadi penghasil komoditas tambang seperti emas, perak, dan intan.

Pelabuhan Sukadana kala itu bahkan berfungsi sebagai pelabuhan internasional.

Pameran bertajuk “Pendidikan dan Kebudayaan: Momen Membangun Masa Depan” ini berlangsung selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Februari 2026 di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara.

Karya-karya yang dipamerkan merupakan hasil dokumentasi jurnalis yang merekam dinamika pendidikan, aktivitas belajar-mengajar, serta kekayaan budaya dan peninggalan sejarah lokal yang masih lestari.