Presiden Prabowo Resmikan SMA Taruna Nusantara Malang, Sekolah Gratis dengan Desain Sendiri

Gerbang depan bertuliskan SMA Taruna Nusantara dan pemandangan udara kompleks bangunan kampus baru di Malang yang diresmikan Presiden Prabowo. (Dok. HO/Faktakalbar.id)
Gerbang depan bertuliskan SMA Taruna Nusantara dan pemandangan udara kompleks bangunan kampus baru di Malang yang diresmikan Presiden Prabowo. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Faktakalbar.id, MALANG – Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan Kampus SMA Taruna Nusantara di Malang, Jawa Timur, pada Selasa (13/01/26).

Baca Juga: Soroti Biaya Pendidikan, Prabowo: Universitas Harus Berkualitas tapi Tak Mahal

Sekolah baru ini memiliki keistimewaan tersendiri karena arsitektur bangunannya didesain langsung oleh Kepala Negara sejak digagas saat beliau masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada November 2023 lalu.

Dalam sistem pendidikannya, kampus ini menerapkan konsep sekolah berasrama dengan fasilitas beasiswa penuh alias gratis bagi para siswanya.

Keunggulan lainnya terletak pada penerapan tiga integrasi kurikulum sekaligus, yakni kurikulum nasional, kurikulum khusus SMA Taruna Nusantara, serta kurikulum internasional Cambridge.

“Integrasi 3 kurikulum tersebut membentuk lulusan yang berwawasan kebangsaan, berdaya saing global, dan memiliki karakter unggul,” demikian penjelasan mengenai tujuan sistem pendidikan sekolah tersebut.

Presiden menilai keberadaan lembaga pendidikan unggulan seperti SMA Taruna Nusantara merupakan wadah strategis untuk mendorong kemajuan anak bangsa, termasuk upaya meraih keunggulan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Baca Juga: Dukung Latsitardanus di Aceh Tamiang, Unhan RI Terima Donasi Obat-obatan

Presiden Prabowo juga menegaskan pentingnya keberadaan sekolah unggulan dalam menyiapkan kader-kader bangsa yang berkarakter kuat dan berjiwa patriotik.

Sebagai langkah konkret pemerataan pendidikan berkualitas, setelah didirikan pertama kali di Magelang pada awal 1990-an, Presiden Prabowo kini memperluas jangkauannya.

Perluasan ini ditandai dengan didirikannya kampus-kampus baru di Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, serta wilayah lainnya.

(fr)