Baca Juga: Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Seluruh Indonesia
Siswa Terpaksa Belajar di Rumah Warga
Dampak dari kerusakan Sekolah Merah Putih ini sangat fatal bagi kegiatan akademik. Pihak sekolah memutuskan untuk memindahkan lokasi belajar demi keselamatan siswa dan guru.
“Untuk pembelajaran, sementara kami belajarnya numpang di rumah-rumah. Kerusakan bangunan sekolah tersebut berisiko tinggi apabila tetap dipaksakan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.
Pihak sekolah mengaku telah menghubungi dinas terkait untuk melaporkan kondisi ini. Dinas pendidikan setempat pun dikabarkan telah turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan langsung.
Rinda berharap Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dapat segera mengambil tindakan perbaikan agar siswa tidak telantar terlalu lama.
“Karena saat ini kami masuk pakai shif,” pungkasnya.
(*Red)
















