Geliat UMKM di Tengah Euforia Proliga 2026, Kapolda Kalbar Harapkan Efek Ekonomi bagi Warga Pontianak

"Proliga 2026 di GOR Terpadu Pontianak turut mendongkrak ekonomi lokal. Ratusan produk UMKM khas Kalbar diserbu pengunjung dan mendapat apresiasi."
Proliga 2026 di GOR Terpadu Pontianak turut mendongkrak ekonomi lokal. Ratusan produk UMKM khas Kalbar diserbu pengunjung dan mendapat apresiasi. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, PONTIANAK — Perhelatan kompetisi bola voli profesional, Proliga 2026, yang digelar di GOR Terpadu Ayani Pontianak tidak hanya menjadi panggung bagi para atlet, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi lokal.

Pada Minggu (11/1/2026), area sekitar stadion dipadati oleh puluhan stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan produk lokal.

Keberadaan stan-stan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi ribuan suporter yang memadati lokasi.

Geliat ekonomi kerakyatan ini turut menjadi perhatian Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, yang datang meninjau lokasi di sela-sela pertandingan.

Baca Juga:  Proliga 2026 di Pontianak: Ribuan Suporter Padati GOR Terpadu Ayani

Dalam kunjungannya, Pipit menyoroti pentingnya multiplier effect (efek berganda) dari sebuah event olahraga nasional.

Menurutnya, kesuksesan tuan rumah tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga seberapa besar dampak ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat kecil.