BNPB Rilis Update Penanganan Bencana: Banjir dan Cuaca Ekstrem Dominasi Sejumlah Wilayah

Tim gabungan evakuasi warga terdampak banjir di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Provinsi Sumatera Selatan, Jumat, (9/1). Sumber: BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur
Tim gabungan evakuasi warga terdampak banjir di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Provinsi Sumatera Selatan, Jumat, (9/1). (Dok: BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur)

“Di Desa Serimbu, ketinggian air dilaporkan masih mengalami kenaikan dan sarana air bersih di Dusun Serimbu Seberang terputus. Sementara akses jalan dari arah Sompak menuju Pontianak dilaporkan sudah dapat dilalui kembali,” bunyi laporan perkembangan situasi di lapangan.

Di Nusa Tenggara Barat (NTB), banjir di Kabupaten Lombok Barat berdampak pada 251 KK di Kecamatan Sekotong. Meski air telah surut, endapan lumpur masih menjadi kendala utama pemulihan.

Baca Juga: Puncak Musim Hujan 2026, BNPB Laporkan Rentetan Bencana Banjir hingga Erupsi Gunung Lewotobi

Banjir dan Angin Kencang di Jawa

Provinsi Jawa Tengah menghadapi dua jenis bencana sekaligus. Banjir di Kabupaten Kudus merendam enam kecamatan dan berdampak pada 4.668 KK serta 120,8 hektare sawah.

Di Kabupaten Kendal, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Kecamatan Rowosari.

“Kerugian materiil akibat kejadian ini meliputi 1 unit rumah dengan kategori rusak berat, 6 unit rumah rusak ringan, serta 3 unit tempat usaha rusak berat.”

Sedangkan di Provinsi Banten, banjir di Kabupaten Serang sempat menggenangi 244 rumah di Kecamatan Padarincang dan Cinangka, namun kini berangsur surut.

Imbauan BNPB

Terkait rentetan kejadian ini, BNPB terus melakukan koordinasi untuk update penanganan bencana di seluruh wilayah. BNPB juga mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat.

“BNPB mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir dan cuaca ekstrem, agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan. Masyarakat diharapkan memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari pemerintah daerah serta BNPB.”

(*Red)