Faktakalbar.id, BOLA – Dunia sepakbola Indonesia kembali berduka akibat aksi kekerasan di atas lapangan. Menanggapi insiden brutal yang terjadi di level Liga 4, PSSI secara resmi menjatuhkan hukuman larangan beraktivitas di dunia sepakbola seumur hidup kepada dua pemain yang terlibat dalam aksi tendangan “kungfu”.
Baca Juga: Respons PSSI Soal John Herdman Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Proses Finalisasi Hampir Selesai
Langkah tegas ini diambil untuk memberikan efek jera sekaligus menjaga keselamatan para pemain serta marwah kompetisi sepakbola nasional yang baru saja memasuki format kasta terendah (Liga 4).
Insiden Pertama: Tendangan Dada di Jawa Timur
Aksi brutal pertama terjadi dalam laga Liga 4 Jawa Timur di Gelora Bangkalan, Madura, pada Senin (5/1/2026).
Pemain Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar, terekam menendang dada pemain Perseta, Firman Nugraha secara sengaja.
Dampak dari aksi tersebut sangat cepat:
















