Faktakalbar.id, MELAWI – Operasi pencarian terhadap warga yang hilang di perairan akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan berhasil menemukan jasad Syaparden (44), korban tenggelam di Sungai Melawi, pada Senin (5/1) malam sekitar pukul 22.15 WIB.
Warga Desa Semadin Lengkong, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi tersebut ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Baca Juga: Sampan Berisi Ikan Ditemukan Hanyut, Warga Nanga Pinoh Diduga Tenggelam di Sungai Melawi
Jasad korban didapati hanyut sekitar 1,5 kilometer dari titik awal lokasi kejadian saat ia dilaporkan hilang.
Sebelumnya, peristiwa nahas ini bermula saat korban berangkat dari rumahnya seorang diri. Ia pergi dengan tujuan memancing di aliran sungai menggunakan sampan miliknya, sebelum akhirnya dilaporkan mengalami kecelakaan air.
Melibatkan Tim Gabungan
Proses pencarian yang berlangsung selama tiga hari ini dilakukan secara intensif. Operasi kemanusiaan tersebut melibatkan berbagai elemen, mulai dari BPBD Kabupaten Melawi, Polres Melawi, tim Basarnas Sintang, SAR Brimob Batalyon C Pelopor, PMI Kabupaten Melawi, Koramil Nanga Pinoh, Pemerintah Desa Semadin Lengkong, hingga masyarakat setempat.
Kepala BPBD Melawi, Daniel, menjelaskan bahwa strategi pencarian dilakukan dengan membagi area penyisiran dan memanfaatkan berbagai alat bantu serta dukungan warga lokal.
“Kami bersyukur karena akhirnya korban berhasil ditemukan. Kami berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ujar Daniel.
Imbauan Kepolisian
Sementara itu, Kapolres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, memberikan apresiasi terhadap kerja keras seluruh personel gabungan. Menurutnya, sinergi lintas instansi sangat solid selama proses penyisiran sungai.
“Seluruh tim yang terlibat dalam operasi pencarian sangat bersemangat dan tekun dalam upaya menemukan korban,” kata Harris.
Baca Juga: Sampan Ditemukan Kosong, Warga Nanga Pinoh Diduga Tenggelam di Sungai Melawi
Menutup keterangannya, Harris mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berada di sekitar sungai,” pungkasnya usai evakuasi korban tenggelam di Sungai Melawi tersebut.
(*Red)
















