Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Dalam budaya masyarakat kita, sering kali tertanam stigma bahwa perempuan yang baik adalah mereka yang selalu siap sedia 24 jam untuk keluarga atau pekerjaan
. Akibatnya, banyak perempuan, khususnya ibu rumah tangga dan perempuan karier, merasa dihantui rasa bersalah ketika ingin meluangkan waktu sejenak untuk diri sendiri atau me time.
Padahal, para ahli psikologi sepakat bahwa me time bukanlah tindakan egois. Justru, hal ini merupakan kebutuhan dasar (basic need) untuk menjaga kewarasan dan stabilitas emosi. Ibarat gawai pintar, manusia juga perlu mengisi ulang daya agar bisa berfungsi optimal kembali.
Baca Juga: Wajib Coba! 5 Cara Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja & Pentingnya Work-Life Balance
Berikut adalah alasan mengapa Anda harus berhenti merasa bersalah dan mulai menjadwalkan me time sekarang juga:
Mencegah Kelelahan Mental (Burnout)
Perempuan sering memikul beban ganda, mengurus domestik sekaligus bekerja. Tanpa jeda istirahat, otak dan tubuh akan mengalami kelelahan kronis atau burnout.
Mengambil waktu sendiri membantu otak beristirahat dari rangsangan tugas yang tiada habisnya, sehingga Anda bisa kembali beraktivitas dengan pikiran yang lebih jernih.
Anda Tidak Bisa Memberi dari “Gelas Kosong”
Ada pepatah bijak mengatakan, “Anda tidak bisa menuangkan air dari gelas yang kosong”. Artinya, seorang ibu atau istri tidak akan bisa memberikan kasih sayang dan perhatian maksimal kepada keluarga jika dirinya sendiri merasa kosong, lelah, dan tidak bahagia.
Dengan merawat diri sendiri, Anda sebenarnya sedang menyiapkan energi terbaik untuk orang-orang tercinta.
Meningkatkan Kesabaran dan Regulasi Emosi
Kurangnya waktu istirahat sering kali membuat seseorang menjadi mudah marah atau sensitif. Emosi yang tidak stabil ini bisa berdampak buruk pada hubungan dengan pasangan atau anak.
Me time memberi ruang bagi Anda untuk bernapas, menenangkan saraf, dan mengelola emosi agar tidak mudah meledak saat menghadapi masalah sepele.
Menemukan Kembali Jati Diri
Sering kali peran sebagai “Ibu dari…” atau “Istri dari…” membuat perempuan lupa akan identitas dirinya sendiri. Meluangkan waktu untuk melakukan hobi seperti membaca buku, berkebun, atau sekadar minum kopi sendirian membantu Anda terhubung kembali dengan siapa diri Anda sebenarnya di luar peran domestik dan profesional.
Baca Juga: Dampak KBGO Terhadap Kesehatan Mental Korban
Tidak Harus Mahal dan Lama
Me time tidak harus berupa liburan mewah ke luar kota. Anda bisa memulainya dengan hal sederhana, seperti bangun 15 menit lebih awal untuk menikmati teh hangat dengan tenang, mendengarkan musik favorit sambil mandi, atau berjalan kaki santai di sore hari. Kuncinya adalah kualitas dan ketenangan, bukan durasi atau biaya.
Jadi, mulai hari ini, hapus rasa bersalah tersebut. Ingatlah bahwa ibu atau perempuan yang bahagia akan menciptakan suasana rumah dan lingkungan kerja yang jauh lebih positif.
(*Sari)
















