“Tidak banyak lowongan di luar sana. Sangat menyakitkan kehilangan tawaran kerja setelah berbulan-bulan mencari, tetapi ini menunjukkan betapa tidak stabilnya sektor swasta saat ini,” ungkap Coral Yang (22), lulusan universitas di Shanghai yang kini banting setir ikut tes PNS.
Incar BUMN sebagai Alternatif
Selain PNS, para pemuda juga memburu pekerjaan di perusahaan milik negara (BUMN).
BUMN menjadi primadona baru karena menawarkan kuota penerimaan yang lebih besar daripada lembaga pemerintahan murni.
Wei Shan, peneliti senior Institut Asia Timur Universitas Nasional Singapura, menyebut pergeseran ini sebagai langkah pragmatis pencari kerja.
“Dalam pekerjaan sektor publik, mahasiswa melihat peluang kerja yang lebih baik di BUMN dengan kebutuhan jumlah karyawan yang lebih banyak,” jelas Wei Shan.
Data Zhilian Zhaopin membuktikan tren ini. Pada 2024, sebanyak 63% mahasiswa menjadikan sektor publik sebagai pilihan utama, melonjak dari 42% pada 2020.
Baca Juga: Polda Kalbar Jamin Transparansi Kasus Bentrok WNA China dan TNI di Tambang Emas Ketapang
Sementara itu, minat melamar ke perusahaan swasta anjlok drastis dari 25,1% menjadi hanya 12,5%.
(*Sari)
















