Faktakalbar.id, PONTIANAK – Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat memaparkan Hasil Operasi Zebra Kapuas 2025. Pemaparan ini disampaikan oleh KBO Ditlantas Polda Kalbar, AKBP Ricky Renerika Riyanto, kepada jurnalis pada Kamis (04/11).
Operasi Zebra Kapuas 2025 berlangsung selama 14 hari, mulai dari tanggal 17 November hingga 30 November 2025.
Fokus operasi ini tidak hanya pada penegakan hukum, tetapi juga pada edukasi dan perubahan perilaku masyarakat dalam tertib berlalu lintas. AKBP Ricky Renerika Riyanto menegaskan bahwa operasi ini dilaksanakan secara efektif dan efisien, serta mendapat respons positif dari masyarakat Kalbar.
Keberhasilan Operasi: Edukasi, Preventif, dan Penindakan
Selama operasi berlangsung, Satgas mencatat rincian keberhasilan dari berbagai upaya dan kegiatan:
1. Kegiatan Edukasi (Preemtif)
-
Kegiatan preemtif dan penyuluhan (Binluh) yang dilaksanakan mencapai 1.203 kegiatan.
-
Kegiatan tersebut termasuk sambang komunitas kendaraan bermotor, sosialisasi ke sekolah-sekolah, kampus, serta perusahaan.
-
Penyebaran media edukasi dilakukan sebanyak 37.545 item, terdiri dari spanduk, leaflet, stiker, brosur, dan billboard.
2. Kegiatan Penindakan dan Preventif
-
Kegiatan preventif tercatat sebanyak 25.130 kali, meliputi ramp check pengemudi truk dan bus, pengecekan kelengkapan kendaraan di sekolah-sekolah, kampus, dan perusahaan.
-
Total Penindakan Lalu Lintas Kalbar (penegakan hukum) mencapai 6.902 kasus.
-
Tilang Manual: 1.369
-
Teguran: 5.522
-
ETLE Statis: 11
-
Fokus Pada Pelanggar Usia Muda
Data pelanggaran menunjukkan kelompok usia muda menjadi sorotan utama:
















