Kondisi itu membuat air masuk ke badan speed tanpa disadari oleh pengemudi. Petaka terjadi saat pengemudi menarik gas untuk merapatkan speed ke dermaga.
“Saat pengemudi menarik gas untuk menurunkan penumpang, haluan depan langsung tenggelam akibat air yang sudah masuk ke dalam bodi speed,” terang Ade.
Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung bergerak cepat memberikan pertolongan. Salah satunya adalah Karim (44), warga Dusun Kampung Baru, yang langsung menggunakan speed miliknya untuk membantu proses evakuasi.
“Begitu melihat speed itu tenggelam, Karim bersama warga langsung turun ke sungai untuk menolong penumpang. Syukurlah semua berhasil diselamatkan,” tutur Ade.
Aparat kepolisian bersama pihak pengelola penyeberangan masih melakukan pencarian terhadap delapan unit sepeda motor yang ikut tenggelam bersama speed.
Baca Juga: Kapal Kelapa Karam di Padang Tikar, 5 Awak Selamat
Polres Kubu Raya menghimbau agar para pengelola jasa penyeberangan di wilayah Kubu Raya lebih memperhatikan faktor keselamatan.
Kasus speedboat tenggelam di Kubu Raya ini menjadi pengingat pentingnya menaati aturan kapasitas muatan.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa keselamatan adalah hal utama. Pengelola penyeberangan diimbau tidak melebihi kapasitas muatan dan selalu memastikan kondisi speed dalam keadaan laik berlayar,” tegas Ade.
(*Red)
















