Satu orang meninggal dunia pada kejadian Korban meninggal dunia sudah diserahkan kepada keluarga untuk dikebumikan.
Di Kabupaten Sukabumi, banjir dan longsor melanda Kecamatan Cisolok. Selain menggenangi pemukiman warga, banjir juga menyebabkan saluran irigasi Cimarinjung jebol, objek wisata Karanghawu dan jalan nasional di sekitar Hotel Kuda Laut terdampak.
Kondisi Jawa Tengah Terkini
Banjir masih meluas di Jawa Tengah, meliputi Kabupaten Grobogan, Demak, dan Kota Semarang.
Di Grobogan, banjir berangsur surut, dan pemerintah daerah setempat saat ini sedang melaksanakan proses penanganan jebolan tanggul di Desa Rowosari dan Sungai Jajar Baru.
Di Kota Semarang, air masih menggenang di 14 titik dengan ketinggian 10-120 cm, terparah di Muktiharjo Kidul.
Banjir yang menggenang mayoritas berada di kawasan Semarang Utara, di jalan penghubung antar provinsi menyebabkan arus lalu lintas dari dan ke Kabupaten Demak terhambat.
Baca Juga: Banjir Semarang dan Grobogan Meluas, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca
BPBD Kota Semarang telah melakukan evakuasi warga, pasien dan tenaga kesehatan RSI Sultan Agung yang terdampak, membuka dapur umum, serta mengerahkan mobil pompa.
Di Kabupaten Demak, banjir (sejak 24/10) menggenangi 11 desa di lima kecamatan, merendam 230 unit rumah dan 35 hektar sawah.
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)
Untuk mempercepat Penanganan Bencana di Tanah Air, BNPB masih melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jawa Barat (diperpanjang) dan Jawa Tengah (sejak 25/10). OMC bertujuan meredistribusi curah hujan tinggi.
Khusus di Jawa Tengah, OMC juga dilaksanakan dalam rangka percepatan pengeringan daerah pantura yang masih tergenang cukup tinggi.
BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada dan menyiapkan tas siaga bencana.
Baca Juga: Cegah Bencana Akibat Cuaca Ekstrem, BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Jawa Barat
(*Red)
















