Ia mencontohkan gelaran Pontianak Expo International Exhibition yang memberi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar.
“Pemerintah kota terus berupaya memberikan ruang bagi pelaku kreatif untuk berinovasi dan menampilkan karya terbaiknya. Kegiatan seperti ini menjadi sarana promosi sekaligus wadah bagi ide-ide baru yang dapat mendukung kemajuan ekonomi daerah,” katanya.
Lebih lanjut, Edi Kamtono mengungkapkan bahwa Pemkot Pontianak sudah mulai menyiapkan konsep perayaan untuk tahun depan (Hari Jadi ke-255), yang dijanjikan akan lebih menarik dan penuh kejutan.
Baca Juga: Hari Jadi ke-254 Pontianak: Pemkot dan Kesultanan Gelar Doa Bersama di Masjid Jami
Ia menegaskan akan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menumbuhkan kreativitas dan gagasan segar.
“Kami ingin setiap OPD berkontribusi menampilkan kreativitas dalam memperkuat identitas kota ini, baik melalui kegiatan seni, inovasi pelayanan publik, maupun kolaborasi dengan masyarakat,” tambahnya.
Selain Jepin Massal, peringatan Hari Jadi ke-254 Pontianak juga dimeriahkan oleh berbagai acara lain.
Di antaranya Pontianak Expo International Exhibition di Pontianak Convention Center (PCC), Festival Melayu Khatulistiwa di Taman Alun Kapuas, Pontianak Creative Festival di Jalan Diponegoro, hingga Karnaval Khatulistiwa di Jalan Ahmad Yani.
Edi berharap semangat perayaan ini menjadi momentum untuk terus membangun kota bersama.
“Mari kita bersama-sama menjadikan Pontianak semakin layak huni, berdaya saing, dan membanggakan,” tutup Edi.
Baca Juga: Rayakan Hari Jadi Pontianak, Pemkot Siapkan 10.752 Paket Sembako Murah Lewat Operasi Pasar
(*Red)
















