Jalan Sintang-Merakai Kerap Banjir 1 Meter, Warga Terpaksa Bayar Rakit Rp 20 Ribu

"Anggota DPRD Sintang menyoroti jalan Seputau-Merakai yang kerap banjir 1 meter. Akses vital terputus, warga terpaksa bayar rakit Rp 20 ribu untuk melintas."
Anggota DPRD Sintang menyoroti jalan Seputau-Merakai yang kerap banjir 1 meter. Akses vital terputus, warga terpaksa bayar rakit Rp 20 ribu untuk melintas. (Dok. Ist)

Oleh sebab itu, Andri berharap Pemerintah Kabupaten Sintang dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi jalan-jalan tersebut.

Ia menilai, langkah awal yang bisa dilakukan adalah melakukan penimbunan di titik-titik rawan banjir.

“Kami berharap pemerintah daerah bisa segera memperhatikan dan mengambil langkah penanganan. Paling tidak dilakukan penimbunan agar kendaraan bisa lewat,” tegasnya.

Politisi Partai Perindo ini menambahkan, perbaikan infrastruktur jalan di wilayah pedesaan harus menjadi prioritas, terutama untuk akses utama penghubung antarwilayah.

“Kalau akses jalan lancar, otomatis perputaran ekonomi masyarakat juga ikut meningkat,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sintang terkait hal tersebut.

Baca Juga: Diduga Dibekingi Oknum Aparat, Judi Sabung Ayam di Sintang Resahkan Warga

(*Mira)