Gas LPG 3 Kg Langka di Pontianak, Ini Penjelasan Gubernur dan Pertamina

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan (kiri), saat menerima Sales Area Manager Ritel Kalimantan Barat Pertamina Niaga, Aris Ilmi (kanan), dalam audiensi membahas kelangkaan gas LPG 3 kg di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (1192025). 
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan (kiri), saat menerima Sales Area Manager Ritel Kalimantan Barat Pertamina Niaga, Aris Ilmi (kanan), dalam audiensi membahas kelangkaan gas LPG 3 kg di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (11/9/2025). (Dok. Biro Adpim Kalbar)

Faktakalbar.id, PONTIANAK – Kelangkaan gas LPG 3 kg yang menyebabkan antrean panjang di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya beberapa hari lalu mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengadakan audiensi dengan Sales Area Manager Ritel Kalimantan Barat Pertamina Niaga, Aris Ilmi, di Ruang Kerja Gubernur pada Kamis (11/9/2025).

Baca Juga: Antrean Gas Elpiji di Kubu Raya Bukan Kelangkaan, Bupati Sujiwo Pastikan Stok Aman

Dalam pertemuan tersebut, Pertamina memastikan bahwa stok gas LPG 3 kg di Kalimantan Barat dalam kondisi aman. Kelangkaan yang terjadi disebabkan oleh lonjakan konsumsi dan distribusi yang padat.

“Stok tersedia, tapi memang distribusinya sedang padat karena lonjakan konsumsi. Banyak yang datang ke Kalbar untuk Sembahyang Kubur, termasuk dari luar negeri. Kuliner meningkat dan otomatis pemakaian gas juga meningkat,” jelas Gubernur Ria Norsan.

Meskipun stok aman, Pertamina bersama Pemprov Kalimantan Barat terus memantau distribusi di wilayah tersebut. Pertamina telah menyalurkan tambahan 82 ribu tabung LPG 3 kg di Kalbar untuk mengatasi kelangkaan.

Distribusi tambahan ini diprioritaskan di titik-titik padat guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Pasokan Normal, Pertamina Klaim Stok Elpiji di Pontianak Aman

Pemerintah Provinsi dan Pertamina juga siap menambah kuota distribusi di wilayah yang membutuhkan untuk memastikan ketersediaan gas.