Sambas  

Mahasiswa Sambas Terus Kawal Janji DPRD Terkait Tuntutan Masyarakat

Mahasiswa Sambas melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Sambas menuntut transparansi APBD. (Dok. Faktakalbar.id)
Ilustrasi Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Sambas Bergerak menuntut janji DPRD terkait isu KPPAD dan APBD. (Dok. Faktakalbar.id)

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sambas, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa RDP ini merupakan tindak lanjut dari aksi sebelumnya.

“Tentunya dari sembilan poin tuntutan tersebut tentunya kita lihat komitmen dari DPRD Kabupaten Sambas memberikan respon yang baik, tentunya kita tidak akan terlena dengan hal tersebut dan akan kita terus kawal,” ujar Farhan.

Ia menambahkan, dari beberapa poin yang dibahas, sudah ada kesepakatan untuk ditindaklanjuti demi kemaslahatan masyarakat.

Baca Juga: Pemkab Sambas Komitmen Tindaklanjuti 9 Tuntutan Mahasiswa dan Masyarakat

Salah satu poin penting yang dibahas adalah pembentukan Komisi Perlindungan Anak dan Perempuan Daerah (KPPAD) Kabupaten Sambas. Menurut Farhan, hal ini sangat mendesak.

“Tentunya dalam situasi yang dialami Sambas sangat urgen untuk dibentuk KPPAD. Dan kita juga akan terus mengawal hal ini,” tegasnya.

Selain itu, RDP juga membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan belanja makan yang menjadi sorotan.

“Ini juga tadi dibahas oleh pihak DPRD akan dievaluasi. Yang dievaluasi tadi adalah terkait anggaran-anggaran belanja makan dan terkait APBD sehingga ke depannya mekanisme-mekanisme yang dijalankan lebih baik dari sebelumnya,” jelasnya.

Ketua Umum Dewan Eksekutif Mahasiswa Hukum Sambas, Lutfi Ariadi, menambahkan bahwa RDP ini menjadi momentum penting untuk mendapatkan titik terang.

“Adapun urgensi dari kami itu untuk mengawal tuntutan yang telah kami selenggarakan aksi kemarin, adanya pertemuan ini ada beberapa poin yang menjadi titik terang,” ungkap Lutfi.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah berjanji akan mengawal, memperhatikan, dan memastikan tuntutan tersebut terealisasi.

“Jadi, dengan adanya janji tersebut kami dari Aliansi Sambas Bergerak tentu akan mengawal penuh bagaimanapun hasilnya ke depan. Kami tidak akan puas sampai disini,” tegasnya.

Menurutnya, hal ini merupakan tanggung jawab mahasiswa sebagai agent of social control untuk memastikan kesejahteraan masyarakat terwujud.

Baca Juga: Bupati Sambas Ajak Mahasiswa Berperan dalam Kepemimpinan Daerah