Ia menegaskan bahwa inflasi di Kota Pontianak berada dalam level yang terkendali.
“Alhamdulillah, Kota Pontianak selalu menjaga stabilitas inflasi. Saat ini inflasi kita 1,7 persen, masih dalam kondisi normal dan termasuk yang terendah di Indonesia,” ujar Edi usai mendampingi Wapres.
Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil sinergi yang solid antara pemerintah kota, Bank Indonesia, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Berbagai program strategis telah dijalankan untuk menjaga daya beli masyarakat.
“Upaya yang kita lakukan salah satunya melalui pasar murah, menjaga distribusi pangan, serta kerja sama antar daerah. Semua langkah ini terbukti efektif menekan laju inflasi,” ungkapnya.
Selain memantau harga, Wapres Gibran juga memberikan beberapa catatan konstruktif untuk pengelolaan pasar.
Baca Juga: Pangdam XII/Tpr dan Forkopimda Sambut Kedatangan Wapres Gibran di Kalbar
Salah satu sorotan utamanya adalah peningkatan kebersihan dan penataan lapak agar lebih nyaman bagi semua pihak.
“Beliau menyampaikan pesan agar kebersihan pasar selalu dijaga. Tahun 2026 nanti kita sudah menyiapkan program rehabilitasi Pasar Flamboyan, termasuk perbaikan saluran drainase dan pengelolaan sampah,” kata Edi.
Tak hanya soal pasar, Gibran turut mengapresiasi penataan kota Pontianak yang dinilainya semakin rapi.
Baca Juga: Pangdam XII/Tpr dan Kapolda Kalbar Pimpin Apel Gelar Pasukan, Siap Amankan Kunjungan Wapres Gibran
Edi menambahkan bahwa Wapres juga memberikan masukan untuk pengembangan beberapa area strategis.
“Bahkan beliau sempat menyoroti beberapa titik yang perlu ditata lebih baik, salah satunya kawasan Waterfront yang memiliki potensi besar untuk menjadi ruang publik unggulan,” jelasnya.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Edi Kamtono menyatakan komitmennya untuk segera menindaklanjuti.
“Kami akan menindaklanjuti masukan beliau, terutama soal kebersihan pasar dan pengembangan kawasan kota. Prinsipnya, kenyamanan masyarakat dan pengunjung adalah prioritas kami,” tuturnya.
Kunjungan ini disambut hangat oleh warga. Nuraini (42), seorang pengunjung pasar, mengaku senang bisa bertemu langsung dengan orang nomor dua di Indonesia tersebut.
“Biasanya cuma lihat di TV, sekarang bisa lihat langsung. Tadi beliau sempat menyapa saat saya belanja sayur,” pungkasnya.
(*Red/Prokopim)
















