Para orang tua mempertanyakan kebijakan efisiensi anggaran jika hal itu berdampak pada kesejahteraan dan apresiasi bagi para pemuda yang telah berkorban.
Baca Juga: Kapoksahli Pangdam Hadiri Pengukuhan Paskibraka Provinsi Kalbar Tahun 2025
Mereka menegaskan bahwa para orang tua bahkan rela mengeluarkan biaya pribadi demi menunjang kegiatan anak-anak mereka, terutama yang berasal dari daerah hulu yang jauh seperti Serawai, Ketungau, dan Kayan.
“Kami saja selaku org tua tidak ragu untuk mengeluarkan dana untuk menunjang kegiatan tersebut… mungkin hal seperti ini di anggab sepele, tapi bagi kami rakyat jelata ini adalah sesuatu yg di luar ekspektasi kami Krn mengingat, anak² Paskibraka th 2025 telah melakukan yg terbaik dan penuh pengorbanan,” lanjut surat itu.
Melalui surat terbuka ini, para orang tua berharap ada perbaikan tata kelola dan pengawasan dari Pemerintah Kabupaten Sintang.
Mereka menegaskan bahwa inti dari keluhan Paskibraka Sintang ini bukanlah untuk menyalahkan siapa pun, melainkan sebagai masukan konstruktif agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Baca Juga: Gubernur Kalbar Kukuhkan 30 Calon Paskibraka 2025, Sampaikan Pesan Tugas dan Tanggung Jawab
(*Red)
















