Baca Juga: Akhir April Dihantam Banjir dan Angin Kencang, BNPB Imbau Siaga Bencana Hidrometeorologi Basah
Sekitar 60 rumah warga tergenang banjir. Tim BPBD bersama TNI/POLRI dan masyarakat melakukan pengecekan serta gotong royong membersihkan lokasi terdampak. Pada Minggu pagi, banjir mulai surut di dua desa, namun masih ada genangan 5–10 cm di Desa Angkatan Lor.
Di Desa Taman Firdaus, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, longsoran tanah menutup akses jalan pada Minggu sore (27/4). Empat titik longsoran kecil tercatat di Jalan Bintang Berangun, meski jalan masih dapat dilalui.
BPBD Bener Meriah menurunkan Tim Reaksi Cepat serta excavator untuk membersihkan material longsor. “Akses ke jalan utama sudah terbuka, namun jalan ke kebun warga masih tertutup,” ujar perwakilan BPBD setempat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama musim pancaroba. “Masyarakat perlu memperhatikan peringatan cuaca, menjaga lingkungan, dan mempersiapkan peralatan darurat,” ujar BNPB dalam keterangan resminya.
Dengan meningkatnya intensitas cuaca ekstrem, masyarakat diminta mengikuti arahan pemerintah dan memperkuat struktur rumah agar lebih tahan terhadap bencana.
Baca Juga: BNPB Update Bencana Terbaru: Pergerakan Tanah, Longsor, Banjir, dan Cuaca Ekstrem
















