Sutarmidji Paparkan Rencana Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan di Kalbar di Debat Pilgub Kedua

Sutarmidji dan Didi Haryono memaparkan visi misi mereka dalam debat Pilgub Kalbar 2024, menyoroti pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik. Foto: Tim Media Midji - Didi

Selain itu, indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) juga mengalami peningkatan yang menunjang reformasi birokrasi dan layanan publik di Kalbar.

“Saya rasa, pencapaian ini menunjukkan bahwa kita telah berada di jalur yang benar, walaupun masih perlu penyempurnaan lebih lanjut,” tambahnya.

Dorongan Ekonomi dan Pertumbuhan Desa Mandiri

Dalam aspek ekonomi, Sutarmidji menjelaskan bahwa Kalbar mampu menjaga stabilitas inflasi dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak daerah dan retribusi. “Kenaikan PAD ini menjadi indikator pertumbuhan ekonomi yang baik,” ungkapnya.

Program Desa Mandiri juga menjadi salah satu fokus pencapaian. Pada 2018, Kalbar hanya memiliki satu desa mandiri, namun saat ini jumlah tersebut meningkat menjadi 1.079 desa. Sutarmidji menyebutkan bahwa 677 desa yang sebelumnya sangat tertinggal kini telah berkembang pesat, sehingga desa-desa yang berstatus tertinggal telah berkurang signifikan.

Penguatan Ketahanan Sosial dan Ekonomi

Dengan 52 indikator dalam Indeks Desa Membangun (IDM), yang mencakup kekuatan ekonomi, lingkungan, dan sosial, Sutarmidji menyebutkan bahwa Kalbar telah berhasil mengurangi ketimpangan dengan gini ratio yang relatif rendah, yaitu 0,321.

“Ketimpangan ekonomi yang rendah ini menunjukkan bahwa pembangunan yang kami usung telah merata di seluruh wilayah Kalbar,” jelasnya.

Sutarmidji menutup pernyataannya dengan harapan bahwa visi dan program yang telah dicapai selama ini dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan untuk mewujudkan Kalbar yang lebih maju, adil, dan sejahtera.