Daerah  

Waspada !, Banjir Ancam Pontianak Hingga 29 Desember

 

*BMKG Resmi Keluarkan Peringatan Potensi Banjir Pesisir (ROB) Wilayah Kalbar

Pontianak- Tersentak !, begitu yang dirasakan warga Kota Pontianak, Jumat (23/12), pagi kota ini hampir merata sudah digenangi air. Beberapa kawasan Pontianak Tenggara, Selatan banjir cukup tinggi, sedangkan Timur,Utara dan Barat tergenang area dekat pinggiran Sungai Kapuas.

Padahal Badan Meteorologi,Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak sudah mengeluarkan peringatan potensi banjir pesisir (ROB) wilayah Kalbar, terutama pada wilayah Pontianak.

Dalam rilis peringatan potensi banjir pesisir (ROB) yang dikeluarkan atau ditandatangani Prakirawan,Bayu Santoso.S.Tr dan diketahui Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak, Slamet Wiyono,ST tertanggal 21 Desember 2022 menyebutkan Banjir Pesisir (ROB) wilayah Pontianak berpotensi terjadi mulai tanggal 22 hingga 29 Desember.

Bahkan pada tanggal 24 Desember (besok) diprediksi  akan terjadi peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum. Kondisi ini secara umum dapat menyebabkan terganggunya aktiffitas keseharian masyarakat disekitar pelabuhan dan pesisir. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan update peringatan dini banjir rob dan informasi  cuaca.

Walikota Pontianak, Ir Edi Rusdi Kamtono,MM.MT, dalam akun pribadi media sosialnya yang dipublish Jumat siang meminta warganya tetap waspada, ia juga menjelaskan kondisi yang terjadi dimana Sungai Kapuas mengalami pasang pagi, puncaknya jam 08:00 serta malam kemarin hingga Jumat dini hari jelang subuh hujan mengguyur deras Kota Pontianak.

Berakibat sebagian feilnya rendah tergenang, air pasang tinggi sampai tanggal 28 Desember. “Semoga pas air pasang tidak bersamaan hujan lebat, tetap waspada dan tidak membuang sampah di parit.” tulisnya.

Pantauan Fakta Kalbar diseputaran Pontianak hingga siang, air pasang tinggi masih terjadi,bahkan jalan protokol Ahmad Yani mulai dari Mujahidin hingga Mega Mall tergenang dan berdampak kemacetaan lalu lintas. Jalan Parit H Husin, Sepakat,Perdana cukup parah tergenang,sebagian besar rumah warga,tempat usaha dan perkantoran tergenang.

Jalan Gajahmada serta jalan-jalan akses terusan ke Jalan Tanjungpura tergenang parah. Begitu pula dikawasan Jeruju, Tanjung Raya 1 dan 2. Didapat info,ada warga yang pilih mengungsi ke rumah kerabatnya yang tidak terdampak air pasang. (rfk)