Daerah  

Jalan Veteran Mencekam Gara-gara Rebutan Lahan Parkir

Aparat keamanan diterjunkan dalam pengamanan keributan antar dua kelompok warga di Jalan Veteran minggu malam (foto:ist)

Pontianak- Buntut keributan dan saling serang pada hari Kamis (15/12) lalu membuat kawasan Jalan Veteran, Minggu (18/12) malam mencekam. Dua kelompok warga terlibat keributan.Gara-garanya sepele, rebutan lahan parkir Bakso Cakil.

Minggu sore sudah terjadi ketegangan antar dua kelompok yang memperebutkan lahan parkir yang ramai dikunjungi pembeli tersebut.Namun kehadiran aparat keamanan dan pemerintah Kota Pontianak  sejak Kamis lalu melakukan mediasi, termasuk Minggu sore tersebut,ketegangan dan kerumunan warga dapat diatasi.

Namun malamnya, sekitar pukul 20:00 WIB, kembali terjadi konsentrasi massa dan keributan antar dua kubu warga.Polisi yang didatangkan dari Polresta dan dibantu dari Polda akhirnya melakukan pengamanan,melokalisir kawasan seperti memblokir jalan masuk dan keluar Jalan Veteran.

Pemblokiran jalan ini memancing keingintahuan warga lainnya,belum lagi kemudian media sosial cukup viral menginfokan kejadian tersebut. Pantauan Fakta Kalbar ,kawasan Jalan Veteran malam itu mencekam. Aparat kepolisian dan TNI cukup banyak diterjunkan dalam pengamanan kejadian tersebut.

Kelompok warga yang bertikai juga cukup membuat takut warga lainnya, tidak sedikit yang membawa kayu, batangan besi hingga tampa juga senjata tajam. Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Andi Herindra memimpin langsung pengamanan kejadian. Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono juga ke lokasi kejadian unttuk meredam emosi dua kelompok.

Kapolresta bersama Walikota kepada wartawan di lokasi menyatakan pihaknya terus berupaya agar situasi kondusif dan berharap warga lainnya tidak terprovokasi. “Kejadian ini adalah kesalahpahaman antar dua kelompok warga yang sama-sama ingin mengelola area parkir kuliner di Jalan Veteran ini,” ujar Andi Herindra.

Pihaknya juga bersama Pemkot Pontianak, sebelumnya sudah melakukan mediasi agar dua kelompok itu mengelola parkir secara bersama-sama.Namun sepertinya belum ada titik terang dalam mediasi tersebut hingga kembali terjadi keributan. Polresta bersama Pemkot Pontianak diungkapkan Kapolres dan Walikota, dalam waktu dekat kembali menggelar mediasi. (rfk)