faktakalbar

Utang BLBI Akhirnya Lunas Setelah Hampir 30 Tahun

Pemerintah memastikan kewajiban surat utang terkait penanganan krisis 1997–1998 dan BLBI telah lunas pada Agustus 2026 menggunakan surplus Bank Indonesia.

Penulis: Clara Monday, 21 September 2026 📖 1 menit
Utang BLBI Akhirnya Lunas Setelah Hampir 30 Tahun
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan perkembangan penyelesaian kewajiban surat utang terkait penanganan krisis 1997–1998. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Pemerintah memastikan kewajiban surat utang yang diterbitkan dalam rangka penanganan krisis ekonomi 1997–1998, termasuk yang berkaitan dengan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), telah selesai dilunasi pada Agustus 2026.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pelunasan tersebut menjadi bagian dari penyelesaian kewajiban pemerintah yang muncul sejak krisis moneter hampir tiga dekade lalu. Pernyataan tersebut kembali disampaikan dalam keterangan pemerintah yang diberitakan pada Senin (21/9/2026).

Pelunasan dilakukan dengan memanfaatkan surplus Bank Indonesia (BI) yang disetorkan ke kas negara. Kementerian Keuangan mencatat penerimaan dari Kekayaan Negara yang Dipisahkan (KND) mencapai sekitar Rp58 triliun. Dari surplus tersebut, sekitar Rp55 triliun digunakan untuk membayar kewajiban surat utang terkait penanganan krisis 1997–1998.

Suahasil menjelaskan, pemerintah sebelumnya telah menerbitkan berbagai jenis obligasi untuk menangani dampak krisis keuangan 1997–1998. Salah satunya obligasi rekapitalisasi perbankan yang telah lebih dahulu lunas pada Juli 2020.

Sementara itu, kewajiban surat utang yang berkaitan dengan BLBI baru diselesaikan pada Agustus 2026. Secara keseluruhan, nilai obligasi yang diterbitkan pemerintah dalam penanganan krisis tersebut mencapai sekitar Rp640 triliun.

Dengan pelunasan tersebut, pemerintah menyatakan seluruh kewajiban surat utang yang diterbitkan dalam rangka penanganan krisis 1997–1998 telah dituntaskan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK