faktakalbar

Udang Kaltim Tembus Pasar Delapan Negara, Ini Negara Tujuan Ekspornya

Ekspor udang Kalimantan Timur mencapai 1.385,88 ton dengan nilai Rp274,74 miliar hingga Juli 2026. Udang Kaltim dipasarkan ke delapan negara.

Penulis: Clara Friday, 28 August 2026 📖 1 menit
Udang Kaltim Tembus Pasar Delapan Negara, Ini Negara Tujuan Ekspornya
Ekspor udang Kalimantan Timur mencapai 1.385,88 ton dengan nilai Rp274,74 miliar hingga Juli 2026. Udang Kaltim dipasarkan ke delapan negara. (dok.ist)

Faktakalbar.id -  Komoditas udang asal Kalimantan Timur (Kaltim) terus menunjukkan daya saing di pasar internasional. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, ekspor udang Kaltim mencapai 1.385,88 ton dengan nilai ekonomi sekitar Rp274,74 miliar.

Data tersebut disampaikan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Timur. Capaian ekspor tersebut dinilai mencerminkan produktivitas sektor perikanan daerah yang terus berkembang.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Penguatan Daya Saing DKP Kaltim, Irma Listiawati, mengatakan tingginya nilai ekspor turut memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat, khususnya nelayan dan pelaku usaha di wilayah pesisir.

Udang Kaltim Diekspor ke 8 Negara

Berdasarkan pemetaan tujuan ekspor, udang Kaltim telah dipasarkan ke delapan negara, yakni:

  1. Jepang
  2. Tiongkok
  3. Taiwan
  4. Singapura
  5. Vietnam
  6. Malaysia
  7. Inggris
  8. Amerika Serikat

Permintaan dari berbagai negara tersebut membuat pengiriman udang Kaltim berlangsung secara rutin sepanjang tahun.

Nilai Ekspor Capai Rp274,74 Miliar

Dari volume ekspor 1.385,88 ton, nilai ekonomi yang dihasilkan mencapai Rp274,74 miliar hingga Juli 2026.

Menurut DKP Kaltim, capaian tersebut menjadi salah satu kontribusi penting sektor perikanan terhadap perekonomian daerah. Aktivitas ekspor juga dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor perikanan dan usaha pesisir.

Kualitas Jadi Kunci Masuk Pasar Global

Kemampuan udang Kaltim menembus pasar internasional tidak terlepas dari upaya menjaga kualitas produk. Para pembudidaya dituntut mempertahankan mutu bahan baku agar memenuhi persyaratan yang ditetapkan negara tujuan.

Data ekspor tersebut dihimpun melalui layanan sertifikasi ekspor yang dilakukan Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Balikpapan. Sertifikasi menjadi bagian penting untuk memastikan produk perikanan memenuhi standar mutu sebelum dikirim ke pasar luar negeri.

Dorong Ekonomi Biru

Pemerintah daerah berkomitmen mempertahankan kualitas komoditas sekaligus memperkuat daya saing hasil perikanan Kaltim.

Pengembangan komoditas udang ini juga sejalan dengan upaya pemerintah mendorong ekonomi biru, yakni pemanfaatan sumber daya kelautan secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dengan permintaan dari pasar internasional yang terus berjalan, udang menjadi salah satu komoditas yang berpotensi semakin memperkuat posisi Kalimantan Timur dalam perdagangan hasil kelautan.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK