faktakalbar

Tiga Gunung Api di Indonesia Erupsi Beruntun, Warga Diminta Waspada

Tiga gunung api Indonesia, yakni Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki, dan Semeru, mengalami erupsi beruntun pada 18 Agustus 2026. Warga diminta waspada.

Penulis: Clara Wednesday, 19 August 2026 📖 1 menit
Tiga Gunung Api di Indonesia Erupsi Beruntun, Warga Diminta Waspada
Tiga gunung api Indonesia, yakni Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki, dan Semeru, mengalami erupsi beruntun pada 18 Agustus 2026. Warga diminta waspada. (dok.ist)

Faktakalbar.id – Tiga gunung api aktif di Indonesia mengalami erupsi secara beruntun pada Selasa (18/8/2026) malam. Ketiga gunung tersebut yakni Gunung Ibu di Maluku Utara, Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur, dan Gunung Semeru di Jawa Timur.

Aktivitas vulkanik tersebut dipantau oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Gunung Ibu Erupsi Beberapa Kali

Gunung Ibu yang berada di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, tercatat mengalami beberapa kali erupsi. Aktivitas vulkaniknya masih terus dipantau oleh petugas.

Masyarakat dan wisatawan di sekitar Gunung Ibu diminta mematuhi rekomendasi keselamatan, termasuk tidak beraktivitas dalam radius yang telah ditetapkan PVMBG.

Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi

Di Nusa Tenggara Timur, Gunung Lewotobi Laki-laki juga kembali mengalami erupsi pada Selasa (18/8/2026).

Erupsi gunung yang berada di Flores Timur tersebut memuntahkan abu vulkanik hingga sekitar 800 meter dari puncak.

Warga di sekitar kawasan rawan bencana diminta mengikuti arahan petugas dan tidak mendekati zona yang telah ditetapkan sebagai kawasan berbahaya.

Gunung Semeru Disertai Awan Panas Guguran

Sementara itu, Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang juga mengalami erupsi pada Selasa malam.

Erupsi terakhir tercatat pada pukul 20.33 WIB dan disertai awan panas guguran. Berdasarkan catatan petugas, Semeru mengalami enam kali erupsi sepanjang Selasa, dengan salah satu letusan mencapai sekitar 500 meter di atas puncak.

Saat ini aktivitas Gunung Semeru berada pada Level III atau Siaga. Masyarakat diminta tidak beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak serta menghindari radius 5 kilometer dari kawah karena berisiko terkena lontaran batu pijar.

Warga Diminta Mengikuti Informasi Resmi

Dengan meningkatnya aktivitas sejumlah gunung api, masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitar kawasan gunung diminta meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diimbau tidak mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan dari PVMBG, Badan Geologi, serta pemerintah daerah setempat.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK