Swasembada Bawang Putih Dikebut, Polri Siapkan Langkah Percepatan
Polri mempercepat swasembada bawang putih melalui penanaman serentak di 14 Polda. Program ini melibatkan 2.174 petani dengan potensi produksi hampir 2.800 ton.
Faktakalbar.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mendorong percepatan swasembada bawang putih melalui program panen raya dan penanaman secara serentak di sejumlah daerah.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv, yang menilai jajaran Polri bergerak cepat dalam mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Penanaman Dilakukan di 14 Wilayah Polda
Program tersebut dipusatkan di Sembalun, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu (19/8/2026). Selain panen raya, Polri juga melakukan penanaman bawang putih secara serentak di 14 wilayah Polda.
Berdasarkan informasi Divisi Humas Polri, total lahan yang ditanami mencapai 279,53 hektare dengan potensi produksi hampir 2.800 ton bawang putih saat memasuki masa panen. Program tersebut melibatkan 2.174 petani dari 110 kelompok tani.
Sembalun Panen 1.050 Ton
Di Sembalun, panen dilakukan pada lahan seluas 105 hektare dengan potensi produksi sekitar 1.050 ton.
Pada saat yang sama, pemerintah dan Polri menyiapkan penanaman baru di lahan seluas 120 hektare. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan produksi dan memastikan program tidak berhenti pada satu kali panen.
Rajiv menilai keberlanjutan menjadi faktor penting dalam mewujudkan swasembada. Menurutnya, perluasan lahan harus dibarengi peningkatan produktivitas serta dukungan terhadap petani.
Petani Jadi Kunci Swasembada
Keterlibatan ribuan petani dinilai menjadi salah satu aspek penting dalam program tersebut. Swasembada bawang putih tidak hanya membutuhkan perluasan lahan, tetapi juga peningkatan kemampuan petani dan kepastian pasar.
Rajiv mendorong agar program ke depan dilengkapi dengan pendampingan budidaya, penggunaan benih berkualitas, peningkatan produktivitas, fasilitas penyimpanan, serta pengaturan kalender tanam sesuai karakteristik masing-masing daerah.
Kurangi Ketergantungan Impor
Penguatan produksi bawang putih dalam negeri diharapkan dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap pasokan impor.
Rajiv juga mengingatkan agar hasil panen dapat terserap dengan baik dan memberikan harga yang menguntungkan petani. Menurutnya, pembangunan ekosistem bawang putih harus dilakukan dari hulu hingga hilir agar produksi nasional dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Program swasembada bawang putih tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan sekaligus membangun basis produksi komoditas strategis di dalam negeri.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.