faktakalbar

Susu Kambing Berpeluang Masuk Menu Program MBG, Dorong Gizi Anak Sekaligus Tingkatkan Ekonomi Peternak

Susu kambing berpeluang menjadi bagian dari menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya di daerah sentra peternakan. Langkah ini dinilai dapat meningkatkan gizi anak sekaligus mendukung kesejahteraan peternak.

Penulis: Clara Monday, 20 July 2026 📖 1 menit
Susu Kambing Berpeluang Masuk Menu Program MBG, Dorong Gizi Anak Sekaligus Tingkatkan Ekonomi Peternak
Susu kambing berpeluang menjadi salah satu menu pendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah yang memiliki sentra peternakan, sekaligus diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan peternak (dok.ist)

Faktakalbar.id — Susu kambing berpeluang menjadi salah satu menu pendukung dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama di daerah yang memiliki potensi peternakan kambing. Wacana tersebut disampaikan oleh Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) sebagai bagian dari upaya memanfaatkan potensi pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak. 


Tenaga Ahli Utama Bakom RI, Ricky H.S. Tamba, mengatakan pemanfaatan susu kambing dapat menjadi alternatif sumber protein dan nutrisi dalam pelaksanaan MBG. Menurutnya, setiap daerah memiliki potensi pangan yang berbeda sehingga bahan pangan lokal dapat dioptimalkan sesuai ketersediaan di wilayah masing-masing. 


Ia menjelaskan, daerah yang memiliki sentra peternakan kambing berpeluang memasok kebutuhan susu bagi program MBG. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, kebijakan tersebut juga diharapkan mampu membuka pasar baru bagi para peternak sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. 


Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Pemerintah terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaan program berjalan optimal dan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat di seluruh Indonesia. 


Selain fokus pada pemenuhan gizi anak sekolah, pemerintah juga berupaya mendorong pemanfaatan komoditas lokal agar manfaat ekonomi program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai dapat memperkuat rantai pasok pangan nasional sekaligus meningkatkan pendapatan peternak dan pelaku usaha di daerah. 


Susu kambing dikenal memiliki kandungan protein, kalsium, fosfor, serta sejumlah vitamin yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan anak. Kehadirannya sebagai alternatif menu juga dapat menjadi pilihan di wilayah yang memiliki produksi susu kambing melimpah. Namun, penerapannya tetap akan disesuaikan dengan standar gizi, keamanan pangan, dan kebutuhan masing-masing daerah. 


Pemerintah menegaskan bahwa pengembangan menu MBG akan mempertimbangkan potensi pangan lokal di berbagai daerah sehingga tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal melalui pemberdayaan petani dan peternak. 

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK