faktakalbar

Sudah Diet tapi Berat Badan Tak Kunjung Turun? Ini Penyebab yang Sering Terjadi

Banyak orang mengaku sulit menurunkan berat badan meski sudah menjalani diet. Simak sejumlah faktor yang dapat memengaruhi proses penurunan berat badan.

Penulis: Clara Thursday, 23 July 2026 📖 2 menit
Sudah Diet tapi Berat Badan Tak Kunjung Turun? Ini Penyebab yang Sering Terjadi
Ilustrasi seseorang mengukur lingkar perut setelah menjalani program diet. (dok.ist)

Faktakalbar.id — Menjalani program diet tidak selalu membuat berat badan langsung turun. Tidak sedikit orang yang sudah mengurangi porsi makan, menghindari makanan manis, hingga rutin berolahraga, tetapi angka di timbangan tetap sulit bergerak.

Menurut para ahli kesehatan, penurunan berat badan dipengaruhi oleh banyak faktor, bukan hanya jumlah makanan yang dikonsumsi. Pola tidur, tingkat stres, aktivitas fisik, hingga kondisi kesehatan tertentu juga dapat memengaruhi hasil diet.


Kalori yang Masuk Masih Lebih Banyak

Salah satu penyebab paling umum adalah jumlah kalori yang dikonsumsi masih lebih tinggi dibandingkan kalori yang dibakar tubuh. Hal ini bisa terjadi karena ukuran porsi yang tidak disadari terlalu besar atau sering mengonsumsi camilan dan minuman tinggi gula.

Mencatat asupan makanan harian dapat membantu mengetahui apakah kebutuhan kalori sudah sesuai dengan target penurunan berat badan.


Kurang Bergerak

Olahraga memang penting, tetapi aktivitas fisik sepanjang hari juga berpengaruh. Seseorang yang rutin berolahraga selama 30 menit, tetapi lebih banyak duduk sepanjang hari, tetap bisa mengalami kesulitan menurunkan berat badan.

Menambah aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, menggunakan tangga, atau berdiri lebih sering dapat membantu meningkatkan pembakaran kalori.


Kurang Tidur dan Stres

Tidur yang tidak cukup dapat mengganggu hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang. Akibatnya, seseorang cenderung lebih mudah merasa lapar dan mengonsumsi makanan berlebih.

Selain itu, stres berkepanjangan juga dapat meningkatkan hormon kortisol yang berhubungan dengan peningkatan nafsu makan dan penumpukan lemak, terutama di area perut.


Massa Otot dan Metabolisme

Setiap orang memiliki metabolisme yang berbeda. Massa otot yang lebih tinggi umumnya membantu tubuh membakar lebih banyak kalori, bahkan saat sedang beristirahat.

Karena itu, latihan kekuatan seperti angkat beban dapat menjadi pelengkap olahraga kardio untuk membantu meningkatkan pembakaran energi.


Kondisi Kesehatan Tertentu

Dalam beberapa kasus, berat badan sulit turun bisa dipengaruhi oleh kondisi medis, seperti gangguan hormon tiroid, sindrom ovarium polikistik (PCOS), atau efek samping obat-obatan tertentu.

Jika sudah menjalani pola makan sehat dan rutin berolahraga tetapi berat badan tidak berubah dalam waktu yang lama, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan evaluasi lebih lanjut.


Fokus pada Gaya Hidup Sehat

Para ahli mengingatkan bahwa tujuan utama diet bukan sekadar menurunkan angka di timbangan, tetapi membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tidur yang cukup, rutin berolahraga, mengelola stres, serta menjaga konsistensi menjadi kunci penting dalam mencapai berat badan ideal.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK