faktakalbar

Sistem Perlindungan Sosial Digital Diluncurkan Nasional pada Hari Pahlawan

Pemerintah meluncurkan Perlinsos Digital pada 10 November 2026. Sistem ini disiapkan untuk memperbaiki pendataan dan penyaluran bansos.

Penulis: Clara Sunday, 01 November 2026 📖 3 menit
Sistem Perlindungan Sosial Digital Diluncurkan Nasional pada Hari Pahlawan
Pemerintah meluncurkan Perlinsos Digital pada 10 November 2026. Sistem ini disiapkan untuk memperbaiki pendataan dan penyaluran bansos. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Pemerintah bersiap meluncurkan sistem Perlindungan Sosial Digital (Perlinsos Digital) secara nasional pada 10 November 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan. Program yang dijadwalkan diluncurkan Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan memperbaiki pendataan dan penyaluran bantuan sosial (bansos) agar lebih tepat sasaran.

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan bahwa digitalisasi perlindungan sosial diharapkan memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat yang benar-benar berhak.

Melalui sistem tersebut, pemerintah juga menyiapkan perubahan mekanisme subsidi, dari yang sebelumnya berbasis produk menjadi bantuan langsung dalam bentuk transfer tunai atau cash transfer.

11,5 Juta Kepala Keluarga Sudah Terdaftar

Anggota DEN Firman Hidayat menjelaskan bahwa uji coba Perlinsos Digital telah menjangkau 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Hingga 20 Oktober 2026, tercatat sebanyak 11,5 juta kepala keluarga (KK) telah terdaftar dalam sistem tersebut. Pemerintah juga menyiapkan sekitar 775.000 agen Perlinsos untuk membantu masyarakat melakukan pendaftaran.

Selain itu, portal digital Perlinsos dilaporkan menerima lebih dari 600.000 pendaftar per hari berdasarkan data yang disampaikan DEN.

Capaian tersebut menjadi bagian dari persiapan pemerintah sebelum sistem diterapkan secara nasional.

Apa Itu Perlinsos Digital?

Perlinsos Digital merupakan sistem berbasis Digital Public Infrastructure (DPI) yang dikembangkan untuk mendukung proses pendaftaran, verifikasi data, dan penyaluran bantuan sosial.

Sistem ini bukan program bantuan sosial baru, melainkan pembaruan mekanisme pengelolaan bansos yang sudah berjalan.

Melalui portal Perlinsos, masyarakat dapat mengajukan bantuan secara mandiri, memantau status pengajuan, serta menyampaikan sanggahan apabila terdapat data yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Pemerintah juga menyiapkan agen Perlinsos untuk mendampingi warga yang mengalami kesulitan mengakses layanan digital, termasuk kelompok lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Penyaluran Bansos Diarahkan Berbasis Transfer Tunai

Salah satu perubahan yang disiapkan pemerintah adalah mekanisme pemberian subsidi.

Luhut menjelaskan bahwa pemerintah berencana mengubah sebagian pola subsidi berbasis produk menjadi bantuan langsung dalam bentuk uang tunai kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.

Dengan mekanisme tersebut, bantuan diharapkan dapat diterima langsung oleh penerima manfaat sehingga penggunaannya lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing rumah tangga.

Namun, pelaksanaan skema tersebut tetap mengikuti ketentuan dan kebijakan pemerintah untuk masing-masing jenis bantuan.

Uji Coba Diklaim Meningkatkan Ketepatan Sasaran

DEN juga melaporkan hasil studi uji coba Perlinsos Digital di Provinsi Bali. Berdasarkan hasil kajian tersebut, penggunaan sistem digital dilaporkan mampu menurunkan exclusion error sebesar 24,1 persen dan inclusion error sebesar 4,1 persen.

Exclusion error merupakan kondisi ketika masyarakat yang sebenarnya memenuhi syarat justru tidak masuk dalam daftar penerima bantuan.

Sementara itu, inclusion error terjadi ketika masyarakat yang tidak memenuhi kriteria justru tercatat sebagai penerima bantuan.

Penurunan kedua jenis kesalahan tersebut dinilai menjadi salah satu indikator potensi perbaikan pendataan dan penyaluran bansos melalui sistem digital.

Masyarakat Bisa Mendaftar dan Memperbarui Data

Dalam penerapannya, masyarakat dapat memanfaatkan portal Perlinsos Digital untuk mengajukan bantuan maupun memperbarui informasi kependudukan dan kondisi sosial ekonomi.

Proses pendaftaran tidak otomatis membuat seseorang langsung menjadi penerima bansos. Setiap pengajuan tetap harus melewati tahapan verifikasi dan validasi data, termasuk pemeriksaan identitas kependudukan serta kondisi sosial ekonomi calon penerima.

Agen Perlinsos juga disiapkan untuk membantu warga yang membutuhkan pendampingan selama proses pendaftaran.

Masyarakat dapat mengakses informasi pendaftaran melalui portal resmi Perlinsos Digital. Pastikan menggunakan kanal resmi pemerintah dan tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak jelas identitasnya.

Pemerintah Targetkan Bansos Lebih Tepat Sasaran

Peluncuran Perlinsos Digital pada 10 November 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki tata kelola perlindungan sosial.

Dengan mengintegrasikan pendataan, verifikasi, dan mekanisme pengajuan bantuan, pemerintah berharap masyarakat yang memenuhi kriteria tidak terlewat dari program perlindungan sosial.

Meski demikian, efektivitas sistem tersebut nantinya akan bergantung pada kualitas data, proses verifikasi, kesiapan infrastruktur digital, serta kemudahan akses bagi masyarakat di berbagai daerah.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK