Kemenhaj Tetapkan Jadwal Haji 2027, Kloter Pertama Berangkat 11 April
Kemenhaj menetapkan jadwal haji 2027. Kloter pertama berangkat 11 April, wukuf 15 Mei, dan pemulangan jemaah berakhir 20 Juni 2027.
Faktakalbar.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi menetapkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1448 Hijriah/2027 Masehi. Berdasarkan jadwal tersebut, kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia dijadwalkan berangkat menuju Madinah pada 11 April 2027.
Sebelum keberangkatan, jemaah akan mulai memasuki asrama haji pada 10 April 2027. Sementara itu, seluruh rangkaian operasional pemulangan jemaah ke Tanah Air dijadwalkan selesai pada 20 Juni 2027.
Penetapan jadwal tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tentang Rencana Perjalanan Haji Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi, yang ditetapkan pada 29 September 2026.
Jadwal Keberangkatan Haji 2027 Dibagi Dua Gelombang
Kemenhaj membagi pemberangkatan jemaah haji Indonesia menjadi dua gelombang. Gelombang pertama diberangkatkan menuju Madinah, sedangkan gelombang kedua menuju Jeddah.
Berikut rincian jadwal keberangkatan:
- 10 April 2027: Jemaah mulai masuk asrama haji.
- 11–25 April 2027: Pemberangkatan gelombang pertama dari Indonesia menuju Madinah.
- 26 April–10 Mei 2027: Pemberangkatan gelombang kedua dari Indonesia menuju Jeddah.
Masing-masing gelombang pemberangkatan berlangsung selama 15 hari, sehingga total masa operasional keberangkatan mencapai 30 hari.
Sekretaris Jenderal Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho mengatakan, penetapan rencana perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Jadwal tersebut diperlukan untuk menyelaraskan persiapan, mobilisasi jemaah, serta pelayanan sejak keberangkatan dari Tanah Air hingga berada di Arab Saudi.
Wukuf di Arafah Dijadwalkan 15 Mei 2027
Selain jadwal keberangkatan, Kemenhaj juga menetapkan tahapan penting pelaksanaan ibadah haji 2027.
Berdasarkan RPH yang telah ditetapkan, jemaah dijadwalkan mulai bergerak dari Makkah menuju Arafah pada 14 Mei 2027. Sementara itu, puncak ibadah haji berupa wukuf di Arafah dijadwalkan berlangsung pada 15 Mei 2027.
Rangkaian berikutnya meliputi:
- 14 Mei 2027: Pergerakan jemaah dari Makkah menuju Arafah.
- 15 Mei 2027: Wukuf di Arafah.
- 16 Mei 2027: Hari Raya Iduladha 1448 Hijriah.
- 17–19 Mei 2027: Hari Tasyrik.
Tanggal tersebut mengacu pada kalender Ummul Qura Arab Saudi yang digunakan dalam penyusunan rencana perjalanan haji.
Jadwal Pemulangan Jemaah Haji 2027
Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci, jemaah akan dipulangkan ke Indonesia melalui dua gelombang.
Pemulangan gelombang pertama dimulai pada 21 Mei 2027. Jemaah diberangkatkan dari Makkah melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah menuju Tanah Air.
Sementara itu, pemulangan gelombang kedua dimulai pada 5 Juni 2027 dari Madinah melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz.
Berikut jadwal lengkap pemulangan:
- 21 Mei–4 Juni 2027: Pemulangan gelombang pertama dari Makkah melalui Jeddah.
- 5–20 Juni 2027: Pemulangan gelombang kedua dari Madinah.
Dengan jadwal tersebut, seluruh rangkaian operasional pemulangan jemaah haji Indonesia ditargetkan berakhir pada 20 Juni 2027.
Jemaah Berada di Arab Saudi Selama 38–40 Hari
Kemenhaj memperkirakan rata-rata masa tinggal jemaah haji Indonesia di Arab Saudi mencapai 38 hingga 40 hari.
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaf menyampaikan bahwa kepastian rencana perjalanan dapat menjadi acuan bagi calon jemaah untuk mulai mempersiapkan kebutuhan ibadah sejak dini.
Persiapan tersebut mencakup kelengkapan dokumen, kondisi kesehatan, serta kebutuhan pribadi selama berada di Tanah Suci.
Meski jadwal perjalanan telah ditetapkan, calon jemaah tetap perlu mengikuti informasi resmi dari Kemenhaj. Jadwal dapat disesuaikan apabila terdapat perubahan kalender Hijriah atau kebijakan penyelenggaraan haji dari Pemerintah Arab Saudi yang berdampak pada pelaksanaan perjalanan.
Dengan ditetapkannya RPH 2027, pemerintah memiliki acuan waktu untuk mempersiapkan seluruh tahapan penyelenggaraan haji, mulai dari keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga pemulangan jemaah ke Indonesia.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.