faktakalbar

Prabowo Targetkan Produksi Motor Listrik Nasional Tembus 2 Juta Unit

Presiden Prabowo Subianto mendorong produksi motor listrik nasional hingga 2 juta unit. Pemerintah juga menyiapkan dukungan pembiayaan agar masyarakat semakin mudah beralih ke kendaraan listrik.

Penulis: Clara Friday, 14 August 2026 📖 2 menit
Prabowo Targetkan Produksi Motor Listrik Nasional Tembus 2 Juta Unit
Presiden Prabowo Subianto saat meluncurkan Motor Listrik Nasional (MOLINAS) beserta ekosistem pendukungnya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Prabowo mendorong produksi motor listrik nasional hingga mencapai 2 juta unit. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Presiden Prabowo Subianto mendorong peningkatan produksi motor listrik nasional hingga mencapai 2 juta unit. Target tersebut disampaikan setelah industri dalam negeri berhasil memproduksi sekitar 20 ribu unit motor listrik.

Dorongan tersebut disampaikan Prabowo saat meluncurkan Motor Listrik Nasional (MOLINAS) beserta ekosistem pendukungnya di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Produksi 20 Ribu Unit Jadi Awal

Prabowo mengapresiasi capaian industri nasional yang telah mampu memproduksi 20 ribu motor listrik. Menurutnya, angka tersebut menjadi awal untuk mendorong kapasitas produksi ke tingkat yang jauh lebih besar.

Presiden bahkan menyampaikan akan kembali datang ketika produksi mencapai 200 ribu unit dan selanjutnya 2 juta unit.

Target tersebut menunjukkan ambisi pemerintah untuk mempercepat perkembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri sekaligus membangun ekosistem yang mampu mendukung produksi secara berkelanjutan.

Pemerintah Diminta Perkuat Ekosistem

Prabowo meminta berbagai pihak ikut mendukung pengembangan motor listrik nasional, termasuk Danantara.

Dukungan tersebut diperlukan untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dari sisi produksi hingga pembiayaan. Pemerintah ingin pengembangan motor listrik tidak hanya berhenti pada pembuatan kendaraan, tetapi juga mencakup berbagai komponen pendukungnya.

Ekosistem MOLINAS mencakup sejumlah aspek, mulai dari komponen, baterai, fasilitas pengisian daya, penukaran baterai, pembiayaan hingga layanan purnajual.

Bunga Kredit Motor Listrik Akan Ditekan

Selain meningkatkan produksi, pemerintah juga menyiapkan kebijakan untuk membuat motor listrik lebih mudah dijangkau masyarakat.

Prabowo menyampaikan pemerintah akan mengupayakan penurunan bunga cicilan pembelian motor listrik. Bahkan, skema pembelian tanpa uang muka atau DP juga tengah diupayakan.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik.

Ada Wacana Tukar Tambah Motor Bensin

Pemerintah juga mempertimbangkan skema tukar tambah bagi masyarakat yang masih memiliki motor berbahan bakar bensin.

Melalui skema tersebut, kendaraan lama nantinya dapat ditukar dengan motor listrik baru dengan mekanisme tambahan biaya tertentu. Langkah ini diharapkan semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan transisi ke kendaraan listrik.

Kurangi Ketergantungan pada BBM Impor

Menurut Prabowo, pengembangan kendaraan listrik memiliki kaitan erat dengan kepentingan nasional, terutama dalam mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap energi dari luar negeri.

Ia menilai Indonesia perlu memperkuat kemampuan industri dalam negeri agar kebutuhan energi dan transportasi tidak terlalu bergantung pada impor bahan bakar minyak.

Pengembangan motor listrik juga menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun industri kendaraan listrik yang memanfaatkan kemampuan dan sumber daya nasional.

Target 2 Juta Unit Jadi Tantangan Industri

Dengan produksi yang saat ini baru mencapai sekitar 20 ribu unit, target 2 juta motor listrik menjadi tantangan besar bagi industri nasional.

Pemerintah berharap kolaborasi antara perusahaan swasta, BUMN, lembaga pembiayaan, dan berbagai pemangku kepentingan dapat mempercepat pencapaian target tersebut.

Jika kapasitas produksi berhasil ditingkatkan, perkembangan motor listrik nasional diharapkan tidak hanya memperluas pilihan kendaraan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang investasi, lapangan kerja, dan penguatan industri dalam negeri.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK