Prabowo Sebut Motor Listrik Buatan Lokal Bawa Tiga Keuntungan
Presiden Prabowo Subianto menyebut motor listrik buatan dalam negeri memberikan tiga keuntungan, mulai dari menghemat biaya masyarakat hingga membuka lapangan kerja.
Faktakalbar.id - Presiden Prabowo Subianto menilai penggunaan motor listrik buatan dalam negeri memberikan sejumlah manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia.
Menurut Prabowo, setiap motor listrik produksi lokal yang digunakan masyarakat memberikan tiga keuntungan sekaligus, yakni menghemat biaya mobilitas, mengurangi impor energi, dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Tiga Keuntungan Motor Listrik Lokal
Prabowo menjelaskan keuntungan pertama adalah penghematan biaya bagi masyarakat.
Menurut perkiraan pemerintah, penggunaan motor listrik dapat membuat pengeluaran keluarga untuk kebutuhan mobilitas menjadi sekitar 50 persen lebih rendah dibandingkan penggunaan sepeda motor berbahan bakar bensin. Bahkan, biaya tersebut berpotensi turun hingga sekitar 30 persen dari pengeluaran saat ini.
Keuntungan kedua berkaitan dengan pengurangan impor energi. Dengan semakin banyak masyarakat beralih ke kendaraan listrik, kebutuhan terhadap bahan bakar minyak dapat ditekan sehingga ketergantungan terhadap energi impor ikut berkurang.
Sementara keuntungan ketiga adalah penciptaan lapangan kerja. Peningkatan produksi kendaraan listrik di dalam negeri diharapkan mendorong pertumbuhan industri sekaligus membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia.
Pemerintah Percepat Elektrifikasi
Prabowo mengatakan pemerintah akan mempercepat elektrifikasi mobilitas masyarakat sebagai bagian dari strategi mengurangi ketergantungan terhadap BBM.
Langkah tersebut salah satunya diwujudkan melalui pengembangan Ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas).
Sebelumnya, pemerintah telah meluncurkan ekosistem motor listrik nasional di fasilitas produksi ALVA di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dalam peluncuran tersebut, sekitar 20 ribu unit motor listrik telah diproduksi.
Produksi Motor Listrik Nasional Terus Didorong
Pemerintah juga menyiapkan insentif bagi perusahaan dalam negeri yang mampu memproduksi motor listrik dalam jumlah besar.
Prabowo menyebut perusahaan yang mampu mencapai produksi hingga 1 juta unit motor listrik akan mendapatkan insentif. Pemerintah menekankan bahwa produksi tersebut harus dilakukan oleh perusahaan Indonesia dan di dalam negeri.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperkuat industri kendaraan listrik nasional sekaligus membangun rantai pasok dalam negeri.
Dorong Industri dan Lapangan Kerja
Pengembangan motor listrik lokal tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan kendaraan masyarakat. Pemerintah juga ingin menjadikan industri kendaraan listrik sebagai salah satu sektor yang mampu meningkatkan aktivitas ekonomi dan menyerap tenaga kerja.
Dengan meningkatnya produksi, penggunaan motor listrik di dalam negeri diharapkan semakin luas sehingga manfaat ekonomi dari elektrifikasi dapat dirasakan masyarakat.
Namun, pengembangan kendaraan listrik nasional tetap membutuhkan kesiapan industri, infrastruktur, dan strategi jangka panjang. Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB) sebelumnya menilai realisasi kendaraan nasional membutuhkan persiapan matang dengan visi jangka menengah hingga panjang.
Dengan demikian, pemerintah berharap motor listrik buatan Indonesia bukan hanya menjadi alternatif kendaraan berbahan bakar bensin, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan industri nasional dan transformasi energi.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.