faktakalbar

Prabowo Sebut Kelapa Sawit Tanaman Ajaib, Bisa Jadi Bahan Bakar hingga Obat

Presiden Prabowo Subianto menyebut kelapa sawit sebagai tanaman ajaib karena dapat diolah menjadi berbagai produk, termasuk BBM, obat-obatan dan sabun.

Penulis: Clara Sunday, 20 September 2026 📖 1 menit
Prabowo Sebut Kelapa Sawit Tanaman Ajaib, Bisa Jadi Bahan Bakar hingga Obat
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Presiden Prabowo Subianto menyebut kelapa sawit sebagai tanaman ajaib atau “the miracle plant” karena dapat diolah menjadi berbagai produk turunan. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Prabowo mengatakan kelapa sawit dapat menghasilkan sekitar 57 produk turunan. Menurutnya, komoditas tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari obat-obatan dan sabun hingga bahan bakar minyak (BBM).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung upaya Indonesia mencapai kemandirian energi. Ia menyebut Indonesia sejak 1 Juli 2026 tidak lagi mengimpor solar dari luar negeri dan mengaitkan kemampuan tersebut dengan pemanfaatan minyak kelapa sawit sebagai bahan baku energi.

Prabowo mengatakan para profesor dan peneliti dari berbagai fakultas teknik di Indonesia telah berhasil mengembangkan bahan bakar dari kelapa sawit. Selain solar, ia menyebut Indonesia juga telah mampu membuat bensin dari kelapa sawit.

Pemerintah, lanjut Prabowo, juga berencana mengembangkan bensin berbahan dasar batu bara. Rencana tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memanfaatkan sumber daya dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan energi.

Prabowo juga menekankan pentingnya Indonesia menjaga dan mengelola sumber daya alam yang dimiliki. Menurutnya, kekayaan alam tersebut dapat menjadi salah satu modal untuk memperkuat kemandirian pangan dan energi Indonesia.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK