faktakalbar

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Rapat Paripurna DPR

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Rapat Paripurna DPR pada 1 Oktober 2026. Sidang dimulai pukul 09.30 WIB dengan dua agenda utama.

Penulis: Clara Thursday, 01 October 2026 📖 1 menit
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Rapat Paripurna DPR
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Rapat Paripurna DPR pada 1 Oktober 2026. Sidang dimulai pukul 09.30 WIB dengan dua agenda utama. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Rapat tersebut dijadwalkan dimulai pukul 09.30 WIB.

Informasi mengenai rencana kehadiran Prabowo disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPR RI sekaligus Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong. Ia mengatakan Prabowo diperkirakan hadir ke DPR jika tidak ada perubahan agenda Presiden.

Rapat Paripurna tersebut merupakan bagian dari Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027. Berdasarkan agenda yang telah ditetapkan, terdapat dua agenda utama yang akan dibahas DPR.

Agenda pertama yakni penetapan mitra kerja Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOP Pantura), yang kemudian dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.

Selanjutnya, DPR akan membahas persetujuan perpanjangan waktu pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Desain Industri. Pembahasan tersebut juga akan dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.

Rapat Paripurna ini digelar berdasarkan keputusan Rapat Konsultasi Pengganti Rapat Badan Musyawarah (Bamus) antara pimpinan DPR dan pimpinan fraksi-fraksi pada 28 September 2026.

Meski rencana kehadiran Prabowo telah disampaikan oleh Bahtra Banong, agenda resmi Presiden masih dapat mengalami perubahan. Karena itu, kehadiran Prabowo dalam rapat tersebut tetap bergantung pada agenda Presiden pada hari ini.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK