Penghapusan Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA Resmi Diberlakukan di Seluruh Indonesia
JAKARTA - Memasuki tahun ajaran baru 2024-2025, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menghapus jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di seluruh SMA di Indonesia. Kebijakan ini bertujuan agar para siswa dapat memilih mata pelajaran sesuai dengan minat, bakat, dan rencana studi lanjut atau karir mereka.
Penghapusan jurusan ini dilakukan seiring dengan penerapan Kurikulum Merdeka yang telah mulai diterapkan secara bertahap sejak tahun 2021. Dengan sistem baru ini, siswa diberikan kebebasan untuk menentukan mata pelajaran yang ingin mereka dalami berdasarkan minat dan bakat individu, bukan berdasarkan jurusan yang telah ditentukan sebelumnya.
Dalam proses penerapannya, sekolah melakukan tiga kali survei pada siswa untuk menentukan minat dan bakat mereka. Hasil survei tersebut digunakan untuk mengelompokkan siswa berdasarkan mata pelajaran yang dipilih. Pada tahun ajaran 2024-2025, terdapat beberapa menu mata pelajaran yang disesuaikan dengan minat siswa. Misalnya, di beberapa sekolah, menu yang paling diminati mencakup mata pelajaran seperti Biologi, Sejarah Tingkat Lanjut, dan Kimia.
Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia, Cecep Darmawan, mendukung penghapusan jurusan ini, karena dianggap lebih menitikberatkan pada minat anak dan mengurangi pembatasan yang tidak perlu. "Sekolah dan pemerintah perlu terus melakukan inovasi dalam menentukan mata pelajaran bagi para siswa agar tujuan Kurikulum Merdeka untuk mengembangkan minat dan bakat anak dapat terwujud," ujarnya.
Dengan diberlakukannya kebijakan ini, diharapkan siswa SMA di seluruh Indonesia dapat lebih optimal dalam mengejar minat dan bakat mereka, sehingga siap menghadapi studi lanjut dan karir di masa depan.(ro)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.