faktakalbar

Pendaftaran Bansos via Perlinsos Digital Diperpanjang, Ini Solusi jika Gagal Daftar

Pendaftaran bansos melalui Perlinsos Digital diperpanjang hingga akhir 2026. Simak cara daftar dan solusi jika gagal melakukan pengajuan secara online.

Penulis: Clara Monday, 31 August 2026 📖 2 menit
Pendaftaran Bansos via Perlinsos Digital Diperpanjang, Ini Solusi jika Gagal Daftar
Pendaftaran bansos melalui Perlinsos Digital diperpanjang hingga akhir 2026. Simak cara daftar dan solusi jika gagal melakukan pengajuan secara online. (dok.ist)

Faktakalbar.id - Pemerintah memperpanjang masa pendaftaran calon penerima bantuan sosial (bansos) melalui Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital hingga akhir 2026. Perpanjangan ini memberikan kesempatan lebih panjang bagi masyarakat yang belum terdata atau masih mengalami kendala saat melakukan pendaftaran.

Portal tersebut dapat digunakan masyarakat untuk mengajukan bantuan sosial secara digital. Namun, dalam prosesnya masih ditemukan sejumlah kendala teknis yang membuat sebagian warga gagal menyelesaikan pendaftaran.

Pendaftaran Bansos Dilakukan Secara Digital

Masyarakat yang ingin mengajukan bantuan dapat mengakses portal Perlinsos Digital menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Sebelum mendaftar, masyarakat perlu memastikan IKD sudah aktif karena proses verifikasi menggunakan data kependudukan dan verifikasi wajah.

Setelah berhasil masuk, masyarakat dapat memilih menu “Daftar Bansos” dan menentukan jenis bantuan yang ingin diusulkan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Cara Daftar Bansos lewat Perlinsos Digital

Berikut tahapan pendaftaran yang perlu dilakukan:

  1. Buka portal Perlinsos Digital melalui situs resmi.
  2. Login menggunakan NIK dan PIN IKD yang sudah terdaftar.
  3. Lakukan verifikasi wajah sesuai petunjuk sistem.
  4. Pilih menu “Daftar Bansos”.
  5. Tentukan jenis bantuan yang ingin diajukan.
  6. Lengkapi data kependudukan dan formulir yang tersedia.
  7. Unggah dokumen pendukung apabila diminta.
  8. Periksa kembali seluruh data sebelum dikirim.
  9. Centang persetujuan penggunaan data pribadi.
  10. Klik kirim pengajuan.

Masyarakat disarankan memastikan seluruh data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen kependudukan agar proses verifikasi dapat berjalan dengan baik.

Gagal Daftar? Jangan Langsung Menyerah

Jika proses pendaftaran mengalami kegagalan atau kendala sistem, masyarakat dapat mencoba kembali setelah memastikan beberapa hal.

Pertama, pastikan IKD sudah aktif dan NIK yang digunakan sesuai dengan data kependudukan. Pengguna juga perlu memastikan koneksi internet stabil ketika melakukan proses verifikasi wajah dan mengunggah dokumen.

Jika kendala masih terjadi, masyarakat dapat memanfaatkan fitur sanggah yang tersedia di portal untuk menyampaikan atau memverifikasi kembali permasalahan data.

Pendaftaran Diperpanjang hingga Akhir 2026

Perpanjangan pendaftaran memberikan waktu tambahan bagi masyarakat yang belum sempat mengajukan diri sebagai calon penerima bansos.

Masyarakat juga tidak perlu terburu-buru mengirimkan data apabila masih menemukan kesalahan dalam formulir. Sebaiknya data diperiksa terlebih dahulu agar informasi yang diberikan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Perlinsos Digital sendiri dikembangkan sebagai layanan perlindungan sosial yang lebih terintegrasi. Portal ini memungkinkan masyarakat melakukan pendaftaran, pembaruan data, hingga proses verifikasi secara digital.

Pastikan Data Sudah Sesuai

Perlu diperhatikan bahwa mendaftar melalui portal tidak otomatis membuat seseorang langsung menerima bansos. Pengajuan tetap melalui proses verifikasi dan penilaian sesuai ketentuan pemerintah.

Karena itu, masyarakat perlu memastikan data kependudukan, kondisi keluarga, serta dokumen pendukung yang diberikan benar dan sesuai.

Dengan diperpanjangnya masa pendaftaran hingga akhir 2026, masyarakat yang sebelumnya mengalami kendala masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki data dan mengajukan bantuan melalui jalur yang tersedia.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK