faktakalbar

Pemerintah Targetkan Elektrifikasi 10.068 Lokasi hingga 2029

Pemerintah menargetkan elektrifikasi 10.068 lokasi di 36 provinsi hingga 2029 untuk memperluas akses listrik bagi sekitar 770 ribu rumah tangga.

Penulis: Clara Thursday, 17 September 2026 📖 1 menit
Pemerintah Targetkan Elektrifikasi 10.068 Lokasi hingga 2029
Pemerintah menargetkan elektrifikasi 10.068 lokasi di 36 provinsi hingga 2029 untuk memperluas akses listrik bagi sekitar 770 ribu rumah tangga. (dok/PLN)

Faktakalbar.id - Pemerintah menargetkan program elektrifikasi di 10.068 lokasi yang tersebar di 36 provinsi hingga 2029. Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat di wilayah yang belum sepenuhnya menikmati layanan listrik.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan sasaran program mencakup dusun dan desa, termasuk kawasan pegunungan serta pulau-pulau terpencil yang sulit dijangkau jaringan listrik.

Target tersebut meliputi 8.561 desa, 2.295 kecamatan, serta 375 kabupaten dan kota. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sesuai peta jalan elektrifikasi periode 2025–2029.

Hingga Agustus 2026, program elektrifikasi tersebut telah terealisasi di 1.516 lokasi atau sekitar 15 persen dari total target. Pemerintah masih akan melanjutkan pembangunan untuk mencapai sasaran hingga 2029.

Secara keseluruhan, program ini ditargetkan memberikan akses listrik kepada sekitar 770 ribu rumah tangga. Pemerintah menyebut elektrifikasi tidak hanya ditujukan untuk penerangan, tetapi juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi dan produktivitas masyarakat di wilayah perdesaan.

Untuk wilayah yang masih berada dalam jangkauan jaringan listrik, pemerintah akan memperluas jaringan yang sudah tersedia. Sementara itu, 4.602 lokasi yang berada di luar jangkauan jaringan akan menggunakan pembangkit skala kecil berbasis energi baru terbarukan (EBT) dengan sistem off-grid.

Pembangkit EBT tersebut diperkirakan membutuhkan kapasitas total sekitar 508 megawatt (MW). Sumber energi yang digunakan akan disesuaikan dengan potensi yang tersedia di masing-masing daerah.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK